Dito Mahendra: Tunggu Pengacara, Saya akan Buka-bukaan

Dito Mahendra
Dito Mahendra

JAKARTA (Awall.id) – Buronan Bareskrim Polri yang baru saja ditangkap, Dito Mahendra, mengaku akan membongkar sendiri semua fakta-fakta pada perkara yang menjeratnya. Dito ditangkap polisi saat liburan di Bali, Jumat (8/9).

“Nanti saya buka semua, tunggu aja. Tunggu nanti faktanya ya, tunggu-tunggu ya,” ujarnya kepada wartawan saat digiring oleh penyidik ke Bareskrim Polri, Jumat (8/9/2023) malam.

Ia mengatakan masih menunggu tim kuasa hukum untuk mengungkap fakta-fakta kasus yang menjeratnya itu.

“Tunggu, tunggu pengacara saya, tunggu-tunggu ya,” tambahnya.

Seperti diketahui, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menangkap tersangka Dito Mahendra atas kasus senjata api ilegal. Dito menjadi buronan pihak berwajib sejak Mei lalu.

Usai ditangkao, Dito selanjutnya dibawa ke Jakarta dan langsung ditahan. “Ya kita kembali ke Jakarta, dan tersangka (Dito) kami tahan,” ujar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro saat dikonfirmasi.

Djuhandani juga menandaskan Dito Mahendra dibawa ke Jakarta dan segera langsung di periksa di Bareskrim Polri.

Sejak menjadi buron, Bareskrim Polri terus memantau keberadaan Dito Mahendra. Polisi juga memasukkannya sebagai DPO (daftar pencarian orang) setelah beberapa kali mangkir dari panggilan pemeriksaan.

Sebelumnya Dito Mahendra telah ditetapkan menjadi tersangka setelah ditemukan barang bukti senjata api ilegal di rumahnya.

Dalam upaya pencarian, Bareskrim Polri juga menggandeng Densus 88 Antiteror Polri untuk mencari keberadaan Dito Mahendra.

Dito diketahui memiliki 9 jenis senjata api ilegal, antara lain 1 pucuk Pistol Glock 17, 1 pucuk Revolver S&W, 1 pucuk Pistol Glock 19 Zev, 1 pucuk Pistol Angstatd Arms, dan 1 pucuk Pistol Heckler & Koch MP 5.

Selain itu terdapat senapan dengan rincian 1 pucuk Senapan Noveske Refleworks, 1 pucuk Senapan AK 101, 1 pucuk senapan Heckler & Koch G 36, dan 1 pucuk senapan angin Walther.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *