Idul Adha 1447 H di Askhabul Kahfi, Ribuan Santri Semarang Semarakkan Shalat Ied hingga Penyembelihan Kurban

SEMARANG (Awall.id) – Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Mijen, Kota Semarang, menyelenggarakan rangkaian ibadah Hari Raya Idul Adha 1447 H dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan,Rabu (27/5/2026).

Pelaksanaan Shalat Idul Adha dipusatkan di dua lokasi yang berbeda. Untuk santri Kampus 1, Kampus 2, dan Kampus 3, Shalat Ied dilaksanakan di Masjid Tsubutul Iman Kampus 2 dengan imam sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Askhabul Kahfi, Prof. Dr. KH. Masruchan Bisri, serta khatib Ust. Muhammad Fauzan.

Sementara itu, santri Kampus 4 melaksanakan Shalat Ied di Masjid Dawamut Taqwa dengan imam KH. Nadlirin, M.Pd. dan khatib Ust. M. Chamim.

Baca Juga:  36 Guru Besar Baru UNDIP Resmi Dilantik, Berikut Profil Lengkap Mereka

Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan mewarnai pelaksanaan Shalat Idul Adha yang diikuti oleh para santri, ustaz, serta keluarga besar pesantren. Momentum Idul Adha menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, pengorbanan, dan kepedulian sosial sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Usai pelaksanaan Shalat Ied, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang dipusatkan di Kampus 3 Pondok Pesantren Askhabul Kahfi. Pada tahun ini, pesantren menyembelih 3 ekor sapi, 4 ekor kambing, dan 3 ekor domba.

Baca Juga:  LPPM USM Raih Penghargaan Mitra Kolaborasi Terbaik 2025 dari Pusat Riset Koperasi, Korporasi, dan Ekonomi Kerakyatan BRIN

Khodim Pondok Pesantren, Muhamad Rikza Saputro, M.Pd., M.M., M.H. (Gus Rikza) , yang didampingi oleh Lurah Polaman, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa, menyampaikan bahwa seluruh hewan kurban yang akan disembelih telah melalui pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak oleh pihak terkait.

“Alhamdulillah, seluruh hewan kurban telah menjalani pemeriksaan kesehatan sehingga memenuhi syarat dan layak untuk disembelih. Hal ini menjadi bagian dari komitmen pesantren dalam menjaga kualitas dan keamanan pelaksanaan ibadah kurban,” ujar Gus Rikza.

Baca Juga:  Tilik Merapi, Ganjar Malah Ketemu Kakeknya

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Polaman juga mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat sekitar dan keluarga besar pesantren.

“Kami sangat bersyukur dan terharu melihat kebersamaan warga, santri, dan para pengurus pesantren yang bahu-membahu merawat serta mempersiapkan hewan kurban. Semangat guyub rukun seperti ini menjadi kekuatan sosial yang perlu terus dijaga,” ungkapnya.

Melalui momentum Idul Adha ini, Pondok Pesantren Askhabul Kahfi berharap nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, kepedulian sosial, dan ukhuwah Islamiyah semakin tertanam dalam kehidupan santri maupun masyarakat sekitar.***

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *