Mahfud MD Tanggapi Keinginan KPU Majukan Pendaftaran Capres Cawapres

Mahfud MD
Mahfud MD

JAKARTA (Awall.id) – Rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) memajukan jadwal pendaftaran capres dan cawapres untuk Pemilu 2024, mendapat tanggap Menko Polhukam Mahfud MD.

Mantan Ketua MK itu menegaskan tidak masalah jika jadwal pendaftaran dimajukan. Menurutnya, masalah ini tidak perlu diributkan.

Mahfud sepakat jika jadwal pendaftaran capres dan cawapres dimajukan. Menurutnya, jika tetap dibuka pada 19 Oktober, maka akan ada 22 hari yang terbuka secara percuma.

Baca Juga:  Pj Gubernur Jateng Minta Deteksi Dini Potensi Permasalahan Pemilu 2024

Seperti diketahui, KPU berencana memajukan jadwal pendaftaran dari semua 19 Oktober 2023, menjadi 10 Oktober. Tak hanya itu, masa pendaftaran dari hampir sebulan menjadi seminggu.

“Semula dijadwalkan dibuka pada 19 Oktober sampai 24 November, sekarang direncanakan dipercepat pendaftaran 10 Oktober ditutup 16 Oktober,” kata Mahfud, Jumat (8/9).

“6 hari aja, ngapain ribut-ribut? Cari calon tukaran [berantem] terus, ribut, percepat,” tambah dia.

Baca Juga:  Aduan Ketertiban Meroket Jelang Pilkada 2024

Mahfud menambahkan, tahapan Pemilu 2024 sudah berjalan. Ia menegaskan, meski diserang berbagai isu mulai dari penundaan hingga perpanjangan masa jabatan presiden, pemilu tetap akan berjalan sebagaimana jadwal yang sudah disepakati pemerintah bersama DPR dan KPU.

“Sekarang tahapan-tahapan sudah berjalan, malah ini akan dipercepat pendaftaran presidennya, karena ini terlalu lama bertengkar siapa yang maju, siapa yang dapat, yang coblosannya tetap tanggal 14 Februari,” kata Mahfud.

Baca Juga:  TKD Prabowo Gibran Purbalingga, Ferry Wawan Cahyono : Solidaritas Internal, Kunci Kemenangan Prabowo Gibran!

Terkait perubahan jadwal, menurut Mahfud tidak perlu Undang-Undang. “Ini draft karena keputusan perubahan jadwal tidak perlu UU hanya perlu kesepakatan antara Komisi II, Mendagri, KPU, Bawaslu, ini aja ketemu sudah setuju,” tandasnya.

Lebih jauh, Mahfud sepakat jika jadwal pendaftaran capres dan cawapres dimajukan. Menurutnya, jika tetap dibuka pada 19 Oktober, maka akan ada 22 hari yang terbuka secara percuma.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *