Polda Jateng Periksa Psikologi Oknum Polisi Lakukan Perusakan Mobil di Kendal

SEMARANG (Awal.id) – Polda Jateng melalui Bidpropam memeriksa psikologi oknum polisi berinisial Briptu AS yang melakukan perusakan mobil usai cekcok dengan warga di Dusun Nglimut, Gonoharjo, Kecamatan limbangan, Kabupaten Kendal pada Rabu (15/2) pagi. 

Sebelumnya, beredar viral sebuah video amatir adanya oknum polisi yang merupakan anggota Ditresnarkoba Polda Jateng itu melakukan perusakan terhadap mobil menggunakan senapan angin dengan memecah kaca. 

Dirresnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Luthfi Martadian mengatakan Briptu AS saat ini juga melakukan pemeriksaan terhadap anggotanya itu untuk mengetahui motif apa yang melatar belakangi kejadian tersebut. 

“Kita dalami lagi yang bersangkutan ternyata ada problem keluarga rumah tangga. Tapi seperti apa problemnya ini kita juga akan dalami melalui tes psikologi terhadap yang bersangkutan,” ungkapnya dihadapan para awak media, Kamis (16/2).  

Mengenai kronologi kejadian, Luthfi menjelaskan kejadian tersebut terjadi ketika Briptu AS sedang tidak bertugas di lapangan. Meski demikian, ia mengakui anggotanya akhir-akhir ini sering tidak ada kabar. 

Baca Juga:  Game Online Berujung Pencabulan

“Kebetulan bagin opsnal namun kejadian itu sedang tidak melaksanakan tugas. Dan beberapa hari kebelakang ini yang bersangkutan tidak masuk kantor atau pada saat kegiatan apel tidak datang dengan alasan sakit dan sebagainya,” bebernya.  

Saat kejadian, sambungya, Briptu AS saat kejadian dalam keadaan sadar. Namun memang peristiwa itu terjadi karena tidak dalam keadaan stabil. 

“Yang bersangkutan memang kondisi sadar buktinya dia bisa membawa kendaraan dan memang kendaraan tersebut tidak dalam keadaan stabil,” tuturnya. 

Baca Juga:  Kapolda Luthfi Buka Diktukba Polri di SPN Polda Jateng

Permintaan Maaf

Sementara, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mewakili Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan pesan permintaan maaf atas perilaku salah satu anggota Polda Jateng. Pihaknya menegaskan akan menindak tegas oknum anggota yang berperilaku menyimpang. 

“Pesan dari bapak Kapolda beliau menyatakan permintaan maaf atas perilaku anggota di lapangan sehingga masyarakat yang kurang berkenan termasuk juga para warganet yang melihat seperti itu kami mohon maaf dan kedepan kami akan melakukan tindakan yang tegas apabila menemukan anggota yang berperilaku menyimpang,” tambahnya. 

Iqbal juga mengaku oknum anggota tersebut menggunakan senapan angin saat merusak mobil. Dari hasil pemeriksaan sementara, peristiwa itu dipicu oleh Briptu AS yang menyerempet beberapa warga 

Baca Juga:  Jamin Disiplin Personel Pengamanan Piala Dunia U-17, Propam Laksanakan Pengecekan Rutin

“Yang bersangkutan mengendarai kendaraan kemudian mobilnya jatuh ke solakan kemudian diketahui oleh masyarakat. Sebelum menyerempet yang bersangkutan sudah memecahkan kaca mobil sendiri,” jelasnya. 

Atas tindakannya itu, salah satu warga mengalami luka. Iqbal mengklaim kasus tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan situasi telah kembali kondusif.

“Ada korban luka cedera atas nama Puji Astuti. Saat ini masyarakat dan kondisi aman situasi sudah tidak ada persoalan karena pihak korban yang terserempet juga sudah menerima dan tidak mempermasalahkan kejadian tersebut. Kita memberikan bantuan dalam kendaraan yang terserempet oleh korban,” imbuhnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *