Keluarga Iwan Boedi Lakukan Penyelidikan Mandiri

SEMARANG (Awal.id) – Keluarga Paulus Iwan Boedi Prasetijo melakukan penyelidikan mandiri terkait kasus pembunuhan salah satu pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yang ditemukan hangus terbakar bersama motor dinasnya, di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang, beberapa bulan yang lalu.

Pengacara keluarga Iwan Boedi, Yunantyo Adi Setiawan menjelaskan hal tersebut dilakukan untuk membantu kepolisian agar segera menemukan titik terang siapa tersangka dari aksi kejahatan ini.

Ia mengatakan keluarga turun langsung di lokasi Iwan Boedi ditemukan meninggal dan melakukan penyelidikan. Disana, keluarga mencari seorang nelayan yang hilang sebelum jenazah korban ditemukan.

“Pada Rabu-Kamis lalu keluarga mencari informasi tentang seorang nelayan yang hilang ketika sebelum jenazah korban ditemukan. Padahal sampai keluarga korban melapor ke polisi dia masih bekerja di situ, dan satu lagi ada nelayan hilang setelah jenazah korban ditemukan. Kedua nelayan itu dulu nyambi parkir di tepi pantai dekat lokasi kejadian,” ungkap Yas sapaan akrabnya, Selasa (13/12).

Baca Juga:  Sebanyak 379 Peserta Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Dewan Cup X

Dari informasi yang diterima, sambungnya, ternyata pada bulan Agustus 2022 lalu, di tepi pantai dekat pohon besar itu masih pantai dan sedang mulai proses pengurugan. Disana banyak orang mancing sehingga ada tempat parkiran motor.

“Berdasarkan informasi dari narasumber, saya cek ke lapangan. Tepi pantai yang dulu sampai pohon itu sudah diuruk. Dari pohon yang ada parkirnya itu ada jalan setapak menuju semak-semak ke lokasi. Amat mungkin korban dulu parkir di lokasi itu tanpa curiga karena lokasi itu tidak sepi dan memang ada keramaian serta ada tempat parkir. Dari situ mungkin saja ketemu pelaku dan terjadi nego-nego, kemudian korban dipaksa menuju semak-semak dan dieksekusi di situ,” jelas Yas.

Baca Juga:  Tinjau Vaksinasi Massal Tokoh Lintas Agama, Kapolri: Masyarakat Jateng Antusias Ikuti Program Vaksinasi

Kemudian, pada hari Sabtu dan Minggu keluarga juga melakukan penyelidikan mandiri ke lokasi kejadian untuk mencari jalan yang menuju tembus ke Marina Convention Center.

Berdasarkan pencarian jalur tersebut, keluarga berhasil menemukan jalan yang dimaksudkan atau jalan tembus itu.

“Jadi dari lokasi itu kalau melihat ke arah bangunan Marina Convention Center ada ditemukan bangunan eks kontainer lumayan panjang. Saya cek ke sana, ternyata dibawah kontainer itu ada sungai yang bisa dilewati dengan jalan kaki tembus ke Marina Convention Center. Kecurigaan tentang adanya jalan tembus ini karena penyidik menemukan pada malam hari tanggal 24 Agustus dan tanggal 25 Agustus siang hari ada PNS yang handphone setelah dikalibrasi tertangkap BTS (Base Transceiver Station) di Marina Convention Center,” tandasnya.

Baca Juga:  Perkara Korupsi Impor Baja, Kejagung Periksa Dua Orang Saksi

Usai melakukan hal itu, saat ini, data-data tersebut sudah diserahkan keluarga ke kepolisian agar dilakukan dengan pendalaman lebih jauh. Termasuk agar polisi memburu dua nelayan yang hilang itu.

“Karena mencurigakan, mereka menghilang mendadak, tak hanya itu mereka juga langsung mengganti nomor handphonenya,” bebernya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *