Bantu Korban Banjir Waringin Timur, Pejabat dan Pengusaha Swadaya Salurkan 1.176 Sak Beras

SAMPIT (Awal.id) – Pejabat Kabupaten Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah dan para pengusaha bahu membahu untuk menyalurkan bantuan kepada korban banjir di empat kecamatan, yakni Bukit Santuai, Antang Kalang, Telaga Antang dan Menyatu Hulu, Kamis (26/8).
Bantuan beras sebanyak 1.176 sak itu dikumpulkan secara swadaya melalui gotong-royong untuk meningkatkan kepedulian sesama yang saat ini sedang ditimpa musibah.
Bupati Kota Waringin Timur, Helikinnor di Sampit, mengatakan pemerintah daerah tidak sendirian dalam membantu warganya yang menjadi korban banjir. Dengan menggandeng sejumlah pengusaha, pihaknya mampu mengumpulkan bantuan secara swadaya melalui gotong royong.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang ikut peduli membantu para korban banjir atas bantuan beras ini. Ucapan terima kasih ini saya tujukan kepada wakil bupati, dan beberapa kepala dinas, FKPD, TNI dan Polri, serta sejumlah perusahaan yang juga ikut serta memberikan bantuan kepada korban banjir,” ujar Halikinnor.
Menurut Bupati, hasil pengumpulan bantuan beras sebanyak 1.176 sak dari pejabat dan sejumlah pihak yang akan disalurkan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir di empat kecamatan.
Helikinnor berharap, bantuan ini agar bantuan disalurkan kepada yang berhak. Hal ini mengingat, Pemkot Waringin Timur sekaran masih memfokuskan pada penanganan pandemic Covid yang membutuhkan perhatian khusus dan dana yang tidak sedikit.
“Saya masih pelajari anggaran saat ini. Kita ketahui bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 ini ada refocusing anggaran, sehingga bantuan beras ini kita lakukan dengan swadaya dari semua pihak,” ujarnya.
Kendati jumlah bantuan tidak terlalu banyak, kata bupati, paling tidak kepedulian ini bisa membantu para korban banjir, khususnya dalam pengadaan pangan.
Saat ini, bantuan beras yang terkumpul dikumpulkan di rumah jabatan wakil bupati. Beras bantuan ini siap diangkut ke lokasi banjir.
Seperti diketahui, akibat banjir yang melanda di wilayah Waringin Timur, ratusan rumah di empat kecamatan terendam banjir. Ketinggian rendaman banjir mencapai 1 meter lebih. (is)

















