KONI Semarang Suntik Motivasi Atlet E-Sports Jelang Porprov Jateng 2026
SEMARANG (Awall.id) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang mengunjungi latihan bersama atlet esports sebagai bagian dari pemantauan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan atlet sekaligus memberikan suntikan motivasi kepada para atlet yang tengah menjalani program latihan menuju ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, mengatakan pemantauan secara langsung penting dilakukan untuk mengetahui perkembangan atlet, termasuk kesiapan fisik, strategi, serta program yang diberikan oleh pelatih.
“Harapannya kemarin di Pra Porprov punya kans untuk bisa tiga besar emas. Jadi menurut saya, kunjungan ke atlet ini untuk penyemangat api dan melihat perkembangan bersama pelatih,” ujar Arnaz, Kamis (17/9).
Menurut dia, persiapan menuju Porprov tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis saat pertandingan. Kondisi fisik dan stamina atlet juga menjadi perhatian agar mereka mampu tampil maksimal ketika memasuki fase pertandingan.
Arnaz mengatakan pihaknya juga berdiskusi dengan jajaran pelatih dan pengurus untuk mengetahui sejauh mana perkembangan atlet, termasuk strategi yang disiapkan menghadapi nomor pertandingan yang akan diikuti.

“Bagaimana perkembangan teman-teman untuk menjaga staminanya sampai nanti ke Porprov. Ini kan bicara masalah strategi dan lain-lain,” katanya.
Di sisi lain, Arnaz mengakui terdapat dinamika terkait nomor pertandingan esports yang sebelumnya diproyeksikan untuk diikuti. Kondisi tersebut sempat menimbulkan kekecewaan karena ada nomor yang akhirnya tidak dapat diikuti lantaran persoalan ketersediaan atlet.
“Ya pasti kecewa. Sempat kita membuat surat protes, tapi apa pun sebenarnya sudah. Kita lebih baik fokus kepada yang memang nanti akan dipertandingkan,” ujarnya.
Meski demikian, Arnaz menegaskan KONI Kota Semarang tetap optimistis terhadap peluang cabang olahraga esports untuk memberikan kontribusi medali bagi kontingen Kota Semarang pada Porprov Jateng 2026.
Ia menilai perkembangan esports Kota Semarang menunjukkan tren positif. Karena itu, pembinaan dan persiapan atlet akan terus didorong agar target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan.
“Saya masih yakin esports bisa mendapatkan medali emas. Ekseskusi tahun lalu juga sudah naik,” kata Arnaz.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah Electronic Sports Indonesia (ESI) Kota Semarang, Vianney Ratna Manikamawi, mengatakan persiapan atlet dilakukan melalui latihan rutin dengan jadwal yang disusun secara sistematis.
“Kita bikin latihan rutin dan kita juga bikin jadwal secara sistematis untuk persiapan mereka nanti menuju Porprov. Para pelatihnya ini sudah bersertifikasi internasional,” ujar Vianney.
Menurutnya, pola latihan tersebut diharapkan mampu menjaga konsistensi performa atlet sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi persaingan pada Porprov Jateng 2026.
Dengan persiapan yang dilakukan secara bertahap, ESI Kota Semarang menargetkan para atlet dapat tampil optimal dan memberikan hasil terbaik bagi kontingen Kota Semarang.***




















