Ganjar dan Jokowi Senang Vaksinasi Ulama dan Tokoh Lintas Agama Berjalan Lancar

Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Ganjar Pranowo mengunjungi proses vaksinasi ulama, tokoh lintas agama dan santri di MAJT
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Ganjar Pranowo mengunjungi proses vaksinasi ulama, tokoh lintas agama dan santri di MAJT

SEMARANG (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendampingi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meninjau proses vaksinasi kepada ulama, santri dan tokoh lintas agama se Jawa Tengah dan sekitarnya, Rabu (10/3).

Vaksinasi massal digelar di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dengan penerapan protokol yang ketat. Selain di MAJT, Presiden juga mengecek vaksinasi terhadap pelayan publik dan awak media di gedung Gradhika Bhakti Praja.

Baca Juga:  Persebaya Ambil Alih Pimpinan Sementara Grup C Piala Menpora dari Madura United

Ganjar Pranowo bersyukur dan merasa senang proses vaksinasi untuk ulama, tokoh lintas agama dan santri berjalan lancar. Presiden, kata Ganjar, juga senang karena prosesnya berjalan dengan protokol kesehatan ketat.

“Pak presiden juga senang, karena banyak tokoh agama yang ikut,” katanya.

Meski sudah dilakukan vaksinasi, namun Ganjar mengatakan kegiatan keagamaan tetap harus dilakukan dengan hati-hati. Semuanya harus mempertimbangkan data sains dan grading warna zonasi daerahnya.

Baca Juga:  Ferry Wawan Cahyono Serukan Nilai-Nilai Pahlawan di Hari Pahlawan 2024: Indonesia Maju Bersama Kebangsaan

“Kalau yang kuning atau hijau, mungkin bisa melakukan kegiatan keagamaan dengan protokol kesehatan yang ketat, tapi yang merah atau orange tidak dulu. Kalau itu dilakukan, setidaknya yang daerah aman, setelah vaksinasi ini besok bisa melaksanakan shalat tarawih dengan sangat terbatas, itu yang kita siapkan,” tegasnya.

Selain soal vaksinasi, Ganjar juga membahas terkait rencana pembelajaran tatap muka dan kelanjutan vaksinasi dengan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. Ganjar mengatakan, pihaknya akan melakukan simulasi sekolah tatap muka, dan mengusulkan perguruan tinggi yang memulai lebih dulu.

Baca Juga:  Dorong Kualitas Pendidikan, SCU Semarang Cetak Tiga Guru Besar dari Fakultas Berbeda

“Kalau dimulai agak awal dengan prosentase yang sedikit, akan lebih baik. Tadi saya juga usulkan, agar ekonomi segera berjalan, maka harapannya pelaku ekonomi segera dilakukan vaksinasi,” pungkasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *