Selama 2021, Polri Tangkap 24.874 Tersangka Kasus Narkoba

JAKARTA (Awal.id) – Sepanjang tahun 2021, Polri telah ungkap kasus narkoba sebanyak 19.229 dengan mengamankan 24.878 tersangka.

Demikian diungkapkan Kapolri Listyo Sigit saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/6).

Adanya pengungkapan kasus tersebut, diperoleh barang bukti sabu-sabu seberat 7.696 kilogram, ganja 2.100 kilogram, heroin 7,3 kilogram, tembakau gorila 34,3 kilogram, dan ekstasi 239.277 butir. Barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut apabila dikonversikan bernilai Rp 11,66 triliun.

“Total nilai barang bukti yang diamankan senilai Rp 11,66 triliun dan menyelamatkan 39,24 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba,” papar Kapolri.

Kapolri Listyo Sigit menjelaskan berbagai modus operandi narkoba di Indonesia seperti disamarkan atau dibungkus dalam berbagai barang yang diimpor ke Indonesia maupun melalui metode ship to ship atau penyelundupan antarkapal melalui pelabuhan tikus.

Ia menjelaskan, masuknya narkoba ke Indonesia tidak terlepas dari pengaruh sindikat narkoba internasional, yaitu Sindikat “Golden Triangle”, Sindikat “Golden Crescent” dan Sindikat Indonesia-Belanda.

“Penegakan hukum terhadap peredaran narkoba akan terus kami lakukan sebagai upaya pemberantasan dari hulu, namun ke depan Polri akan mengupayakan dengan kegiatan Kampung Tangguh Narkoba,” tegas Kapolri.

Sigit menambahkan dengan pembentukan Kampung Tangguh Narkoba agar masyarakat memiliki daya cegah, daya tangkal, dan perang terhadap penyalahgunaan narkoba di tingkat kampung.

Harapannya setelah masyarakat memiliki daya cegah dan daya tangkal, maka masyarakat akan lebih berani dalam melaporkan informasi terkait peredaran narkoba. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *