Anggaran KONI Jateng Diprioritaskan untuk Pra-PON

SEMARANG (Awall.id) – Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Soedjatmiko, yang sekaligus sebagai ketua Tim Verifikasi bantuan kepada Pengprov Cabang Olahraga, menegaskan bahwa prioritas penggunaan anggaran untuk tahun 2023 adalah untuk Penyelenggaraan Porprov dan persiapan menghadapi babak kualifikasi PON (Pra-PON).

“Jadi event-event khususnya kategory Yunior yang digelar oleh cabang olahraga menjadi beban dan tanggung jawab Pengprov cabang olahraga itu,” ujar Soedjatmiko.

Pernyataan tersebut menanggapi adanya kekecewaan dari Ketua Pengprov PTMSI Jateng Rukma Setyabudi akibat tidak mendapat bantuan anggaran untuk penyelenggaraan Kejurprov Tenis Meja Yunior 2023, yang terbit di media, Jumat (6/10/2023).

Baca Juga:  Berharap Turunnya Hujan, Masyarakat Keluhkan Embung Kedung Gading Kendal Alami Kekeringan

Disebut dalam berita itu, “Dalam surat bernomor 410/UM/IX/2023, KONI Jateng tidak bisa memberikan bantuan dikarenakan tidak ada pos anggaran untuk Kejurprov.”

Atas ungkapan tersebut, Soedjatmiko membenarkan tidak ada pos anggaran untuk penyelenggaraan Kejurprov yunior.

“Karena alokasi dana memang untuk di prioritaskan untuk Porprov dan Pra-PON,” tegasnya.

Mengenai kontribusi tenis meja terhadap olahraga Jateng, dosen FIK Unnes itu juga mengakui. Namun dia menegaskan, KONI memiliki anggota 69 cabang olahraga, 35 KONI Kab/Kota dan 6 badan fungsional. Karena itu, dalam menyalurkan dana bantuan dilakukan asas keadilan dan prioritas.

Baca Juga:  Wagub Taj Yasin : Tak Perlu Membenci Hanya Karena Tidak Suka dengan Pemikiran Seorang Tokoh

“Adil artinya kita tidak serta merta membantu cabang olahraga tertentu dengan angka yang besar. Prioritas maksudnya cabang-cabang olahraga dengan potensi prestasi tinggi akan mendapat bantuan anggaran lebih besar dari yang lain,” jelasnya.

Soedjatmiko pun mengurai pos-pos bantuan anggaran yang telah diterima PTMSI, setidaknya ada beberapa yakni insetif untuk atlet, dana Pelatda, pengiriman atlet untuk Pra-PON, try out, peralatan latihan-pertandingan dan penyelenggaraan Porprov.

Baca Juga:  MN Jumadi Tampil Luar Biasa, Raih 1 Emas dan 2 Perunggu di Peparnas 2021

Tidak hanya Cabor tenis meja saja namun ada beberapa Cabor yg mengajukan kejurprov yunior juga tidak dibantu karena kami berupaya menjalankan Good Sport Governance, artinya ketika tidak ada di pos anggaran maka KONI tidak berani menyalurkan bantuan. Disamping itu

“KONI kan sifatnya koordinatif. Adapun pembinaan  menjadi tanggung jawab bersama antara KONI dengan Pengprov cabang olahraga,” paparnya.

Sharing:

You may also like...

1 Response

  1. 7 October 2023

    […] Baca Juga: Anggaran KONI Jateng Diprioritaskan untuk Pra-PON […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *