Yusril dan Gibran, Dua Nama Cawapres yang Diajukan PBB untuk Dampingi Prabowo

Sekjen PBB, Afriansyah Ferry Noer
Sekjen PBB, Afriansyah Ferry Noer

JAKARTA (Awall.id) – Nama calon wakil presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang akan mendampingi Capres Prabowo Subianto belum juga diumumkan. Beberapa kandidat sempat disebut, namun Tim Pemenangan KIM maupun Prabowo sendiri belum menentukan dan memastikannya.

Sementara Partai Bulan Bintang (PBB), salah satu partai yang mengusung Capres Prabowo Subianto mengajukan dua nama untuk dijadikan kandidat calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.

Nama pertama adalah Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. Opsi berikutnya adalah putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

“Jadi PBB mengajukan usulan nama pertama itu Pak Yusril. Seandainya Pak Yusril tidak terpilih, ada alternatif lain enggak. Kami sudah komunikasi dengan Pak Yusril, kami lebih condong memilih Gibran,” kata Sekjen PBB, Afriansyah Ferry Noer, Selasa (26/9).

Ferry menambahkan, nama-nama itu sudah disetor kepada Prabowo Subianto selaku bakal calon presiden yang didukung PBB. Menurutnya, Prabowo menerima usulan tersebut.

“Kita akan bawa ke rapat musyawarah mufakat untuk sama-sama kita putuskan, begitu bahasanya Pak Prabowo,” ucap Ferry menirukan.

Ferry menambahkan, sebenarnya ada sejumlah nama yang dipertimbangkan PBB seperti Erick Thohir, Khofifah Indar Parawansa, dan Airlangga Hartarto.

Meski begitu, pilihan PBB jatuh kepada Gibran. Mereka beralasan Gibran adalah sosok yang dapat melengkapi Prabowo. Satu persoalan tersisa, yaitu terganjal batas usia minimal yang diatur dalam UU Pemilu.

Saat ini, pasal dalam UU Pemilu yang mengatur batas usia capres-cawapres tengah diuji materi oleh Mahkamah Konstitusi.

Ferry juga memberi gambaran, jika dua orang nama yang diusulkan PBB ini tidak bisa, maka pilihan sepenuhnya diserahkan kepada Prabowo. PBB memberi kewenangan Prabowo sebagai capres yang didukung untuk memilih.

Apalagi, sosok cawapres, jika terpilih nanti merupakan orang yang akan mendampingi Prabowo. Karena itu, PBB menyerahkan sepenuhnya Prabowo untuk memilih pendampingnya jika Yusril maupun Gibran tidak jadi dipilih. “Jadi, kita serahkan semua kepada Pak Prabowo,” ujar Afriansyah.

Menurut Afriansyah, siapa pun sosok yang dipilih sebagai pendamping Prabowo maka hal itu merupakan hak pribadi Capres Partai Gerindra tersebut. Atas dasar itu, PBB tetap memberikan dukungan 100 persen kepada Prabowo.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *