Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Berlangsung Meriah

Penampilan opera Pertempuran Lima Hari di Semarang 
Penampilan opera Pertempuran Lima Hari di Semarang 

SEMARANG (Awal.id) – Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang kembali digelar secara meriah di halaman Museum Mandala Bhakti dan seputaran Tugu Muda, Jumat (14/10) malam. 

Meski sempat diguyur hujan, namun Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang tetap digelar dengan lancar dan meriah. Meski perayaan pada tahun-tahun sebelumnya serba dibatasi karena pandemi Covid-19.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, serta Forkopimda Kota Semarang, veteran, organisasi pemuda dan kemasyarakatan lainnya.

Baca Juga:  Genjot Infrastruktur Jalan, Pj Gubernur Jateng: Menjadi Daya Ungkit Tumbuhnya Ekonomi

Adapun kegiatan rangkaian acara, yakni pembacaan Cukilan Sejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang, mengenang detik-detik Pertempuran 5 hari di Semarang. Dan dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah diserahkan kepada perwakilan pelaku pertempuran 5 hari di Semarang.

Lalu hening sejenak dengan disertai dentuman meriam sebagai tanda peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang. Disusul pageleran Opera/Fragmen Pertempuran Lima Hari di Semarang dan firework yang selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengungkapkan perjuangan bangsa, khususnya masyarakat Kota Semarang, tidak pernah usai. Pahlawan yang berguguran, termasuk dr Kariadi harusnya selalu menginspirasi warga Kota Semarang untuk terus menghasilkan hal-hal positif.

Baca Juga:  HUT Golkar Ke-60, Prabowo Imgatkan Jangan Biarkan Perbedaan Menghancurkan Persatuan Bangsa

“Masih banyak hal yang harus diperjuangkan bangsa ini. Hari ini kita masih menghadapi banyak tantangan dan tantangan selalu bermunculan setiap waktu,” ungkapnya.

Taj Yasin mengajak masyarakat untuk bergotong-royong dan bersatu untuk menyelesaikan permasalahan.

“Perlu bergotong-royong untuk mengatasi berbagai permasalahan dan mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. dr kariadi telah banyak meneladankan perjuangannya,” tuturnya.

Wagub meminta masyarakat juga berjuang untuk memerangi segala hal-hal tercela yang masih ada  yang menjadi musuh kita bersama.

Baca Juga:  Mahasiswa Unjuk Rasa Lagi, Polisi Lakukan Pengamanan Humanis

“Saya nitip kepada diri saya sendiri maupun kepada kita semua untuk berjuang memerangi pengedar narkoba, memerangi kekerasan seksual yang saat ini tidak hanya menghantui para perempuan, tetapi juga menghantui anak-anak laki-laki,” tandasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *