Rakernis Bidang Intelijen Kejagung 2022, JAM-Intel Amir Yanto: Optimalkan Peran Kejaksaan

JAM-Intelijen Amir Yanto
JAM-Intelijen Amir Yanto

JAKARTA (Awal.id) – Bidang Intelijen Kejaksaan Agung menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Intelijen Tahun 2022 dengan tema “Optimalisasi Intelijen Penegakan Hukum Menyongsong Indonesia Maju”, di Jakarta, Senin (26/9).

Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen) Amir Yanto pada pengarahannya mengatakan Rakernis ini sebagai bentuk dukungan bidang Intelijen Kejaksaan untuk lebih mengoptimalkan peran Kejaksaan mewujudkan pembangunan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Saya berharap melalui Rakernis ini, bidang Intelijen bisa mengoptimalkan peran Inteljen Penegakan Hukum sebagai pelaksana fungsi supporting bidang di lingkungan internal Kejaksaan. Melalui peran intelijen, saya minta program-program kerja masing-masing bidang di lingkungan Kejaksaan dapat terealisasi sesuai target yang sudah direncanakan,” ujar Amir Yanto.

Rakernis Bidang Intelijen ini dihadiri Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, para pejabat II, III, dan IV di lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, para Kepala Kejaksaan Tinggi dan Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi seluruh Indonesia, dan para Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri dan Kasi Intelijen seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Jaksa Agung ST Burhanuddin Terima Tanda Kehormatan "Bintang Mahaputera Adipradana" dari Presiden Jokowi

Pada kesempatan itu, JAM-Intelijen meminta Instruksi Jaksa Agung tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) di lingkungan Kejaksaan harus menjadi perhatian Bidang Intelijen, di antaranya Rencana Aksi Nasional P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).

Dia mengatakan Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) harus membuat rencana aksi penyediaan dan penyebaran informasi tentang pencegahan bahaya narkotika dan prekursor narkotika kepada pejabat negara, aparatur sipil negara (ASN), prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan masyarakat dengan indikator keberhasilan terintegrasinya sarana informasi dan publikasi/ sosialisasi terkait bahaya narkotika dan prekursor narkotik.

Baca Juga:  Wujudkan Kejaksaan yang transparan dan akuntabel, Wakil Jaksa Agung Membuka Kegiatan Penyusunan Rancangan Standar Pelayanan

Instruksi lain, lanjut dia, yakni Rencana Aksi Nasional PT (Penanggulangan Teroris), di mana melalui Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) harus membuat rencana aksi Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah/Jaksa Menyapa/Jaksa Masuk Pesantren khususnya di daerah Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

“Dari aksi tersebut, saya berharap kegiatan itu  dapat meminimalisir penyebaran paham radikalisme di Indonesia,” ujarnya.

JAM-Intelijen mengajak jajaran Intelijen Kejaksaan sebagai pendukung (supporting) utama, harus memainkan peran penting dalam menyukseskan program seluruh bidang, maupun tugas pokok, fungsi dan wewenang Kejaksaan pada umumnya, khususnya mendukung keberhasilan operasi yustisi penegakan hukum.

Sementara untuk Intelijen Kejaksaan selaku penyelenggara intelijen penegakan hukum, JAM-Intelijen meminta agar bisa memberikan kontribusi dalam mengantisipasi, memprediksi, dan mengatasi berbagai tantangan serta hambatan dalam dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk menyongsong Indonesia maju.

Baca Juga:  Varian Baru Covid-19 Terdeteksi di Jateng, Prokes Kembali Diperketat

JAM-Intelijen mengingatkan hal yang penting dalam pelaksanaan tugas, fungsi dan kewenangan Bidang Intelijen penegakan hukum adalah pengukuhan integritas di dalam diri, sehingga tidak disalahgunakan dan dijadikan sebagai objek meraup keutungan pribadi. Hal tersebut berguna di tengah upaya bersama untuk memulihkan dan mengembalikan kepercayaan publik (public trust) institusi Kejaksaan di tengah masyarakat.

“Segala kegiatan dan program kerja Kejaksaan secara keseluruhan, sangat bergantung pada keberhasilan saudara dalam pencapaian kinerja. Kiranya saudara-saudara dapat mengikuti kegiatan ini secara tekun dan antusias serta memanfatkan forum ini dengan sebaik-baiknya untuk menyerap sebanyak mungkin informasi yang dibutuhkan dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas ke depan sebagai penyelenggara intelijen penegakan hukum,” pesan JAM-Intelijen. (*)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *