Sambut Kunjungan DWP Papua, Atikoh Ganjar Ajak Rombongan Menari Yospan

SEMARANG (Awal.id) – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Jawa Tengah, Atikoh Ganjar Pranowo, menyambut rombongan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua, di Wisma Perdamaian, Senin (17/1).
Menyadari rombongan yang datang ke Jateng itu sahabat-sahabat dari Papua, Atikoh langsung mengajak menari Yosim Pancar (Yospan), meski tarian itu tidak ada dalam rangkaian acara penyambutan. Begitu lagu asli Papua diputar saat ramah-tamah, Atikoh langsung mengajak semuanya menari bersama.
Rombongan DWP Papua yang diketuai Andar Aryani Musa’ad pun melebur menari bersama dengan jajaran pengurus TP PKK Jateng, termasuk Wakil Ketua I, Nawal Yasin. Tawa dan keakraban tampak menyelimuti di sepanjang tarian.
“Saudara Papua ini sangat welcome. Persaudaraannya sangat tinggi. Itu tercermin dari budayanya, nari itu tadi,” beber Atikoh Ganjar Pranowo, saat dijumpai seusai acara.
Dalam kesempatan tersebut, Atikoh membeberkan sejumlah program di Jawa Tengah. Salah satunya, Jogo Tonggo, yang mengajak masyarakat berpartisipasi untuk saling peduli dan membantu tetangganya, khususnya, selama pandemi Covid-19. Tim Penggerak PKK pun terlibat dalam Jogo Tonggo.

Selama pandemi, imbuhnya, TP PKK juga menggerakkan pemberdayaan pekarangan melalui Hatinya PKK (Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman), pemberdayaan kelompok UP2K PKK, makanan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA), hingga berbagai program di bidang kesehatan. Termasuk, Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5NG) dalam upaya menekan angka kematian ibu hamil dan melahirkan (AKI).
“Di Jawa Tengah ini, PKK juga berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan. Kami berkontribusi untuk membantu menyelesaikan PR (pekerjaan rumah) kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lainnya,” ujarnya, yang juga Penasihat DWP Jateng.
Atikoh juga menyampaikan program Gubernur Ganjar lainnya, antara lain menekankan masalah integritas dan antikorupsi pada jajarannya, bahkan DPRD.
Kemudian program infrastruktur Jalan Tanpa Lubang, dengan mengajak partisipasi masyarakat melalui Sistem Informasi Jalan Cantik, keberhasilan 5NG dalam menurunkan AKI dari 126,55/ 100 ribu kelahiran hidup pada 2014, menjadi 76,93/ 100 ribu kelahiran hidup pada 2019.
“Ada pula kanal Lapor Gub yang mewajibkan setiap OPD untuk menangani aduan masyarakat 1×24 jam, di mana Pak Gubernur dapat memantau langsung layanan tersebut, mana OPD yang cepat atau lambat dalam merespons aduan masyarakat,” terang Atikoh.
Ketua DWP Provinsi Papua, Andar Aryani Musa’ad, sangat mengapresiasi program kerja yang telah dilakukan di Jateng. Dia akan menyampaikan program tersebut, agar nantinya bisa diadopsi di Papua. (is)



















