Tanpa Diperkuat Arhan di Leg I Final Piala AFF, Shin Tae-yong: Timnas Tak Gentar Hadapi Thailand
SEMARANG (Awal.id) – Jelang leg I final Piala AFF 2020, Indonesia dipastikan bermain tanpa Arhan. Pemain PSIS Semarang itu harus absen lantaran akumulasi kartu kuning.
Arhan mendapat kartu kuning di dua laga berturut-turut. Kartu kuning tersebut didapatkan kala Indonesia bersua Singapura di semifinal. Hal itu menjadi masalah tersendiri untuk Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong.
“Fullback kiri kami akan absen pada laga melawan Thailand. Dia akumulasi kartu kuning. Kami tidak bisa bermain dengan rencana awal,” ucap Shin Tae-yong.
Diketahui, Arhan mendapatkan kartu kuning pada leg pertama babak semifinal karena melanggar Song Ui-yong. Pada leg kedua, Arhan tercatat tidak menerima kartu kuning, jika merujuk pada laporan di Soccerway dan situs resmi Piala AFF.
Tapi, ada sebuah koreksi dari pihak Pengawas Pertandingan. Arhan mendapat kartu kuning pada akhir babak kedua, pada leg kedua. Dia mendapat kartu kuning saat melanggar Ikshan Fandi dan berujung pada penalti.
Thailand Juga Kehilangan Pemain Kunci
Thailand juga punya masalah yang sama dengan Indonesia. Selain kiper Chatchai Budprom yang absen karena cedera, bek kiri Theerathon Bunmathan juga tidak bisa bermain karena akumulasi kartu.
Menurut Shin Tae-yong, Indonesia dan Thailand sama-sama tidak bisa tampil dengan kekuatan terbaik. Tapi, sebagai pelatih, dia yakin Thailand sudah siap dengan skenario ini.
“Sebagai pelatih, karena ini sebuah turnamen yang panjang, kami harus punya antisipasi semuanya dengan baik. Itu juga sama dengan Thailand. Jadi, ini bukan hal yang menguntungkan,” ucapnya.
Siapkan Pengganti Arhan
Meski Timnas Indonesia tidak diperkuat Pratama Arhan di leg I final Piala AFF 2020, namun Shin Tae-yong tak takut. Sebab, ia akan menyiapkan strategi yang pas untuk meredam kekuatan tim lawan.
“Bola itu bundar. Jadi kami akan memberikan penampilan terbaik dalam lapangan,” tutur Shin Tae-yong.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong punya beberapa opsi untuk menggantikan Shin Tae-yong. Jika merujuk pada laga fase grup, ada nama Edo Febriansyah yang bisa jadi andalan. Tapi, ada opsi yang bisa dipertimbangkan.
Rahmat Irianto pernah menjadi bek sayap dadakan di Persebaya Surabaya. Lalu, ada Rizky Dwi Febrianto yang bisa bermain sebagai bek kiri. Opsi terakhir, ada Alfeandra Dewangga yang bisa digeser sebagai bek kiri. (is)




















