Pakar Psikologi Apresiasi Polwan Polda Jateng, Tangani Pemulihan Psikologi Anak- Anak Korban Semeru

SEMARANG (Awal.id) – Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) telah mengirimkan puluhan personel gabungan dan bantuan guna untuk membantu korban bencana erupsi Gunung Semeru, di Lumajang, Jawa Timur.

Diketuai oleh Kabiddokkes Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti dengan sebanyak 85 personel,  termasuk di antaranya 36 Polwan dikirimkan untuk membantu pemulihan pascabencana. Di lokasi bencana, mereka akan mengindentifikasi korban meninggal serta pemulihan trauma bagi pengungsi akibat erupsi Gunung Semeru tersebut

Adanya kegiatan tersebut, Pakar Psikologi Indra Dwi Purnomo mengapresiasi tim Polwan Polda Jateng dalam pemulihan trauma healing pada para korban bencana di Gunung Semeru.

Baca Juga:  Ingatkan Pentingnya Download Aplikasi Libas-Kenita, Mbak Ita: Bisa Lapor Kejahatan dan Pertolongan Bencana Alam

Dia menilai apa yang dilakukan Polwan Jateng sangat membanggakan dan sangat tepat dilakukan pada saat ini. Pemulihan stres bagi korban bencana harus cepat dilakukan agar kondisi psikologis korban tidak makin parah. Saat ini para korban berada pada tingkat acute stress traumatic disorder atau gangguan stres akut akibat trauma.

“Saya sangat memberikan apreasiasi kepada para Polwan Polda Jateng, di mana pemulihan trauma secara cepat bisa menghindarkan mereka agar terkena gangguan stress pascatrauma. Pertolongan pertama psikologis ini dilakukan untuk menstabilkan kondisi psikologis warga terdampak bencana, khususnya wanita dan anak-anak,” papar Indra dalam keterangannya, Selasa (14/12).

Baca Juga:  Bulan Bung Karno, Gubernur Ganjar Ramaikan CFD Slamet Riyadi

Menurut Indra, keberadaan para Polwan sebagai konselor pemulihan trauma amat tepat, terutama karakter wanita yang cenderung komunikatif dan mudah mudah berempati pada korban, terutama anak-anak. Keberadaan Polwan yang simpatik dan terbuka juga amat membantu pemulihan kepercayaan diri dan mencairkan suasana, pada pria maupun wanita.

“Perlu dikerahui bahwa anak-anak juga harus segera beraktivitas, entah itu bermain atau diberikan pelajaran setelah mengalami bencana ini, hal Itu amat membantu pemulihan Psikologis mereka,” tandas Indra yang juga mengajar psikologi forensik di Akpol Semarang.

Baca Juga:  Peringatan Hari Ibu ke-94, Mbak Ita Ajak Kaum Perempuan Ikut Tingkatkan Pembangunan Kota Semarang

Indra menambahkan, korban bencana biasanya rentan akan suara gemuruh atau sirine. Keberadaan Polwan di lokasi bencana, harus mencerminkan sosok humanis menanggapi kondisi psikologis korban yang rentan.

Menanggapi hal tersebut, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menambahkan sangat berterima kasih atas apresiasinya dan berharap pemulihan korban akibat letusan Semeru dapat terlaksana secara lancar.

“Yang jelas apa yang disarankan akan menjadi masukan besar bagi jajaran Polda Jateng dalam penanganan psikologis korban bencana. Intinya kami siap mengevaluasi kegiatan dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tandas Iqbal. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *