Jumlah BOR Di Rumah Sakit Kota Semarang Menurun

SEMARANG (Awal.id) – Menurunya penderita Covid -19 di Kota Semarang berbanding lurus dengan menurunya jumlah BOR (Bed Occupancy Rate) atau tingkat keterisian tempat tidur isolasi untuk pasien penderita Covid-19. 

Diketahui dari pendataaan sepekan ini jumlah BOR di Kota Semarang menurun hingga 46,2 persen dari jumlah sebelumnya mencapai 83,4 persen.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menjelaskan meski jumlah BOR isolai penderita Covid-19 menurun namun untuk BOR di Ruang ICU di Rumah Sakit wilayah Semarang masih tergolong tinggi.

Baca Juga:  Jaksa Agung ST Burhanuddin: SDM Kejaksaan Agung Sudah Siap untuk Jadi Bagian Penting dalam Penegakan Hukum Laut

“Karena penananganan pasien covid-19 di ruang ICU cukup lama dibanding perawatan biasa. tercatat keterisian BOR ICU masih tinggi diangka 91.4 persen,” papar Hendi sapan akrab Wali Kota Semarang.

Pihaknya juga menekankan akan menambah ruangan ICU sebanyak – banyaknya di beberapa Rumah Sakit Kota Semarang guna mengurangi pasien yang dirawat di Ruang ICU.

“Kami sudah menambah ruang ICU di Rumah Sakit Pemerintah Kota Semarang, dan akan terus menambah di beberapa Rumah Sakit lainya. Namun hal itu tentu saja tidak mudah karena tidak seperti membangun ruang perawatan biasa untuk membangun Ruang ICU ,” Ujar Hendi.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Ditangkap KPK
Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *