KH Hanief Ismail dan KH Anashom Kembali Pimpin NU Kota Semarang

SEMARANG (Awal.id) – Pengasuh Pomdok Pesantren Raudlatul Qur’an An-Nasimiyah, KH Hanief Ismail dan KH Anashom kembali dipercaya memimpin Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang. Keduanya dipilih oleh 16 Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kota Semarang dalam Konferensi Cabang (Konfercab) NU di Pondok Pesantren Raudlatus Saidiyah, Kalialang, Gunungpati, Kota Semarang, Jumat (30/7).

Sidang Pleno yang dipimpin oleh dua orang dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng, yaitu H Mahsun dan KH Hudallah Ridlwan Naim berjalan dengan lancar, tertib dan tenang. Proses pemilihan anggota Ahlul Halli wal-Ahdi (AHWA) dalam Sidang Pleno sebagaimana diatur dalam tata tertib sidang, yakni secara voting tertutup dengan menulis nama pada kertas yang disediakan panitia.

Baca Juga:  Kurang Dari Seminggu, Clubhouse Versi Android Tembus Sejuta Unduhan

Dalam pemilihan terpilih 5 orang anggota AHWA. Di antaranya KH Hanief Ismail dengan 17 suara, KH Chumaidi Thoha, AH 16 suara, KH In’amuzzahidin 9 suara, KH Said Al-masyhad 9 suara, dan KH Muhadi Noor mendapatkan 8 suara. “Untuk pemilihan Rais, biar Ahwa berembuk siapa yang terbaik,” jelasnya.

Tak lama berselang, diumumkan bahwa santri dari KH Munif Zuhri Girikusumo yaitu KH Hanief Ismail dinyatakan kembali dipercaya memimpin PCNU Kota Semarang sebagai Rais Syuriyah.

KH Hanief Ismail

Usai diumumkan, dilanjutkan Sidang Pleno pemilihan bakal calon Ketua Tanfidziyah. Pada tahap pengusulan calon ketua, KH Ali Mas’adi mendapatkan 5 suara, KH Almamnuhin Kholid 1 suara, dan KH Anashom meraih 11 suara.

Baca Juga:  Gubernur Jateng Tegaskan Lagi, Bupati/Wali Kota Harus Buat Call Canter untuk Pantau BST

Sebelum lanjut dalam tahap pemilihan ketua, Rais terpilih menyatakan kedua calon ketua adalah kader NU, pejuang Islam berhaluan ahlussunnah wal-jama’ah, dan setia terhadap Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Undang-undang Dasar 1945.

Pantauan di lokasi, para peserta dengan tenang dan sesekali berkelakar dengan santai mengikuti sidang, menanti giliran dipanggil untuk mencatatkan nomor di bilik suara. Memilih nomor 1 untuk KH Anashom, dan nomor 2 untuk KH Ali Mas’adi.

KH Anashom

Usai penghitungan diperoleh 12 suara untuk KH Anashom yang bernomor 1, dan 5 suara bagi KH Ali Mas’adi.

Baca Juga:  Artotel Yogyakarta Hadirkan 'Holiday Hustle' untuk Memeriahkan Musim Liburan Sekolah

“Calon dengan suara terbanyak, maka dinyatakan terpilih sebagai ketua. Oleh karena itu Drs KH Anashom MHum dinyatakan sebagai ketua terpilih, alfatihah,” ucapnya yang disambut shalawat nabi oleh para peserta musyawarah.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *