Jauh-jauh dari Lampung, Bupati Pesawaran Tukar Pikiran dengan Ganjar Pranowo

Bupati Pesawaran, Lampung, Dendi Ramadhona, mengunjungi dan bertukar pikiran dengan Gubernur Ganjar Pranowo, di rumah dinas Puri Gedeh
Bupati Pesawaran, Lampung, Dendi Ramadhona, mengunjungi dan bertukar pikiran dengan Gubernur Ganjar Pranowo, di rumah dinas Puri Gedeh

SEMARANG (Awal.id) – Bupati Pesawaran Provinsi Lampung, Dendi Ramadhona, mengunjungi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di rumah dinas Puri Gedeh, Kamis (11/11). Keduanya saling bertukar pikiran mengenai pola pembangunan dan kebijakan di daerah masing-masing.

Dendi Ramadhona mengatakan Kabupaten Pesawaran dan Jawa Tengah memiliki ikatan historis. Daerah itu lahir karena banyak transmigran dari Jawa Tengah, di antaranya Bagelen, Karanganyar, dan Kutoarjo.

“Saya dari Kabupaten Pesawaran silaturahim ke beliau, sowan karena daerah saya itu cikal bakalnya juga dari Jawa Tengah, ada dari Bagelen Karanganyar dan Kutoarjo. Saya bertukar pikiran dengan Bapak Gubernur yang luar biasa,” kata Dendi saat usai bertemu Ganjar.

Baca Juga:  Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas saat Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, KAI Daop 4 Semarang Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun

Pernyataan Dendi tersebut juga diperkuat dengan buku naskah arsip “Penelusuran Sejarah Kolonisasi Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Afdeeling Telok Betong (1905-1930)”. Dalam buku itu disebutkan wilayah Pesawaran merupakan lokasi transmigrasi pertama yang dipilih pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1905. Proyek itu juga disebut kolonisasi  masyarakat Kedu di Pulau Jawa ke daerah Gedong Tataan, Telok Betong, Lampung.

Ikatan historis itu juga yang membuat Dendi berusaha menggali ilmu dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, khususnya terkait pola-pola pembangunan dan kebijakan di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Geram Rekan Wanita Dibentak, Puluhan Pengemudi Ojol Serbu Restoran Ayam Kalasan Simpang Lima Semarang

“Kami minta masukan agar bisa kami aplikasikan di Kabupaten Pesawaran kami tercinta. Hampir satu jam kami berbincang, rupanya keluar semua ilmunya dan insyaallah akan kami aplikasikan segala wejangan dan juga program beliau yang berhasil di Jawa Tengah untuk dibuat di Kabupaten Pesawaran,” katanya.

Pada akhir pertemuan, Ganjar Pranowo dan Dendi saling bertukar cinderamata. Ganjar menerima peci tapis sulam jelujur khas Lampung. Peci tersebut diproduksi di Desa Sungai Langka, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

Baca Juga:  Performa Apik Arhan dan Dewangga di Timnas, Komisaris PSIS Berharap Muncul Talenta Baru

Sementara Dendi menerima cinderamata dari Ganjar berupa kain lurik Klaten dan beberapa produk UMKM dari Jawa Tengah. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *