Polrestabes Semarang Gelar Vaksinasi, Kapolda: Terapkan Prokes, Meski Sudah Divaksin

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthf meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Simpang Lima, Semarang.
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthf meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Simpang Lima, Semarang.

SEMARANG (Awal.id) – Polrestabes Semarang menggelar kegiatan vaksinasi di empat titik di Kota Semarang. Selain dari fasilitas kesehatan milik pemerintah, Polrestabes Semarang telah menyiapkan 69 tempat untuk vaksinasi ini.

Hal ini disampaikan Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar saat meninjau kegiatan vaksinasi di Simpang Lima, Kota Semarang, Kamis (3/6).

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan pada kegiatan vaksinasi ini, Polrestabes juga menyediakan tempat lokasi parkir untuk pengguna kendaraan roda empat yang akan mengikuti vaksinasi di Simpang Lima ini.

“Untuk lokasi parkir, kita juga mempersilakan untuk istirahat selama 30 menit di dalam mobil, guna observasi usai disuntik vaksin ini,” jelas Irwan.

Selain di Simpang Lima, Polrestabes Semarang juga menggelar kegiatan vaksinasi ini di lokasi Vihara Sasana Sakti di Peterongan dan Masjid Al-Siva, Sendangmulyo, Tembalang.

Kombes Pol Irwan Anwar menambahkan untuk vaksinasi yang digelar di Vihara Sampokong, Semarang, pelaksanaanya akan dilaksanakan pada Senin besok selama kurang lebih satu bulan. Hal ini juga merupakan bagian dari memperbanyak pelaksanaan vaksinasi di Kota Semarang.

“Kita prioritaskan untuk warga Kota Semarang, kita juga sudah membuat pola dari sisi fakes ada 69 titik yang kita laksanakan di luar, seperti di tempat ini. Kemudian dari sisi tenaga vaksin, kita gabungan dengan TNI, Polri ASN dan Nakes dari rumah sakit swasta, kurang lebih sebanyak 514 orang vaksinator,” papar Irwan.

200 Kuota

Menurut dia, jumlah vaksinator ini cukup memadahi untuk melaksanakan vaksinasi warga Kota Semarang yang memenuhi persyaratan. Sedangkan mengenai kuota, untuk di titik Simpang Lima kurang lebih 200 kuota.

“Untuk di Vihara Peterongan itu kuotanya sebanyak 285 dan di Masjid Al-Siva kurang lebih 200, sedangkan di Fakes Fakes yang lain yang ada di Kota Semarang ini, yang ada di 69 titik lainnya, itu sudah terjadwal dengan pendaftaran yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang,” tandasnya.

Kegiatan vaksinasi itu juga ditinjau Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi. Orang pertama di jajaran Polda Jateng itu menjelaskan, Pemerintah Kota Semarang akan tetap melaksanakan vaksinasi sesuai dengan kuota yang diterima untuk masyarakat Kota Semarang.

“Total sudah mencapai 520 ribu vaksin, itu untuk divaksinkan kepada 260 ribu orang. Vaksin tersebut akan dibagi dua dalam bulan ini. Kita juga akan memberitahukan untuk vaksin yang kedua 14 hari kemudian kepada warga yang sudah divaksin,” ujar Luthfi.

Menurut Kapolda, kegiatan ini tidak hanya  dilaksanakan di Kota Semarang saja. Semua Polres yang ada di Jawa Tengah akan lakukan kegiatan yang sama seperti Kota Semarang. Vaksinasi ini digelar, karena penyebaran Covid di Jawa Tengah makin meningkat.

“Selain kegiatan vaksinasi ini, kita juga meminta kepada masyarakat untuk menerapkan prokes, walaupun sudah dilakukan vaksinasi ini. Hal ini, untuk mencegah penyebaran Covid di Jawa Tengah. Bagi kami, keselamatan dan kesehatan rakyat lebih utama,” kata Luthfi. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *