Coffee Shop Tepian Kopi Taman Kasmaran,  Ngopi Sambil Nikmati Panorama Alam

Pengunjung sedang menikmati suasana indahnya malam hari Tepian Kopi Taman Kasmaran.
Pengunjung sedang menikmati suasana indahnya malam hari Tepian Kopi Taman Kasmaran.

SEMARANG (Awal.id) – Kedai kopi atau yang biasa dikenal coffee shop pada mulanya hanya menyediakan olahan kopi dan teh dengan cepat. Seiring perkembangan jaman, kebutuhan orang terhadap minuman kopi dengan beraneka rasa semakin lama semakin kompleks, sehingga berkembang coffee shop seperti yang sekarang ini.

Seperti halnya Coffee Shop Tepian Kopi, di Rooftop Taman Kasmaran lantai dua,  Jalan Dr Sutomo, Randusari, Semarang. Coffee shop yang satu ini tentu beda dengan coffee shop yang sudah ada di Kota Semarang.

Tepian Kopi Taman Kasmaran yang berdiri sejak Juni 2019 ini memiliki banyak keunikan yang tidak dimiliki coffee shop lainnya. Umumnya coffee shop hanya berada di tempat ruang terbatas dan indor, serta terlihat biasa saja, tapi tidak dengan Tepian Kopi Taman Kasmaran.

Tepian Kopi yang menempati lokasi di Taman Kasmaran ini, selain memiliki tempat parkir yang luas, tempat ini juga ramah lingkungan. Para pengunjung bisa menikmati keindahan Taman Kasmaran yang dipenuhi dengan aneka bunga yang sejuk dipandang mata.

Tak hanya itu, Tepian Kopi berada di lokasi strategis, pusat Kota Semarang, sehingga memudahkan para wisatawan untuk berkunjung ke Taman Kasmaran.

Lokasi yang strategis ini menjadi salah satu penunjang suksesnya Tepian Kopi sebagai lokasi/tempat untuk nongkrong para wisatawan, rekreasi keluarga atau sekadar ingin menikmati kopi sambil melihat keindahan taman bunga.

Tepian Kopi Taman Kasmaran Semarang ini memiliki konsep outdoor kekinian. Interior ruangan dan ornamen-ornamennya dirancang secara khusus, sehingga tempat usaha ini terkesan keren dan modern. Tak mengherankan, jika banyak pengunjung tertarik untuk nongkrong dan ngopi di tempat ini.

Jika pengunjung datang pada malam hari, suasana indah dan romantis akan terpancar di Tepian Kopi. Pengunjung bisa menikmati semilirnya angin malam yang sepoi-sepoi, sehingga membuat mereka betah untuk berlama-lama di tempat sahdu ini.

Sambil menikmati secangkir kopi panas atau dingin sesuai selera masing-masing, pelanggan juga bisa menikmati pemandangan indah Kampung Pelangi di malam hari.

Penampakan Tepian Kopi di sore hari

Penampakan Tepian Kopi di sore hari

Gemerlapnya lampu-lampu Taman Kasmaran yang menerangi aneka bunga cantik, tentu akan menambah sejuk pandangan mata para pengunjung Tepian Kopi.

Perpaduan panorama alam yang indah dengan konsep kekinian yang diterapkan Tepian Kopi tentu akan menambahkan kenyamanan tersendiri bagi para pengunjung yang mampir ke lokasi tersebut.

Kenyamanan

Pengelola Tepian Kopi Taman Kasmaran, Semarang, Odifta Varelli menjelaskan konsep coffee shop outdor kekinian saat ini memang sangat dibutuhkan masyarakat yang menyukai kenyaman.

“Konsep outdor kekinian yang kita sajikan memang berbeda dengan konsep coffee shop lain. Kami sengaja menggelar konsep ini, lantaran banyak orang yang suka dengan hal-hal yang mendatangkan kenyamanan,” ujar Varel, panggilan akrab Odifta Varelli.

Menurut Varel, untuk menunjang rasa nyaman bagi para pengunjung, Tepian Kopi melengkapi sarana pendukung, seperti tempat yang bersih dan luas, serta area parkir yang memadai dan aman.

“Kalau fasilitas umum sudah tersedia, baru kita tinggal menambah fasilitas pendukung, seperti sentuhan keindahan. Untuk keindahan, kami tempatkan beberapa ornamen di setiap ruangan, pemasangan lampu taman dan eleman tanaman. Perpaduan ini pasti akan menambah sejuk pandang mata para pengunjung,” papar Varel.

Varel yang merupakan warga asli Kota Semarang ini mengatakan Taman Kasmaran yang sekarang dijadikan ruang terbuka hijau (RTH), dulunya merupakan taman biasa seperti taman-taman pada umumnya.

Namun, lanjut dia, dengan hadirnya Tepian Kopi, Taman Kasmaran berubah menjadi lebih menawan. Selain lebih bersih dan terawat, taman milik Pemerintah Kota Semarang ini sekarang lebih indah, sehingga bisa dinikmati semua warga.

Varel mengaku tertarik membuka usaha di tempat ini, karena Taman Kasmaran berpotensi untuk dijadikan tempat usaha yang membutuhkan dukungan dari keindahan alam.

“Saya tertarik di sini karena ada RTH, apalagi dekat dengan taman (Taman Kasmaran—red). Memang saat itu, Taman Kasmaran kondisinya sangat memprihatinkan. Selain kotor, taman ini sering dijadikan tempat orang pacaran. Semua ini jelas merusak pemandangan,” paparnya.

Berawal dari rasa keprihatinan tersebut, Varel kemudian menemukan ide bahwa di Taman Kasmaran sangat cocok kalau dilengkapi dengan nuansa coffee shop.

Varel saat itu berpikir kenikmatan minum kopi yang biasa dilakukan kebanyakan orang, kalau dipadukan konsep keindahan taman bunga, pasti akan menambah kenyaman.

“Gagasan saya saat itu sebetulnya sederhana. Saya ingin Taman Kasmaran bersih dan indah, sehingga cocok untuk tempat nongkrong, dan teman yang cocok untuk nongkrong ya minum kopi. Jadi saya bikin Tepian Kopi ini untuk memberikan nuansa tambahan bagi pengunjung Taman Kasmaran untuk menikmati penorama alam sambil minum secangkir kopi,” tutur Varel.

Pengunjung asyik ngobrol di Tepian Kopi Taman Kasmaran.

Pengunjung asyik ngobrol di Tepian Kopi Taman Kasmaran.

Simbiosis Mutualisme

Varel mengibaratkan Taman Kasmaran dan Tepian Kopi merupakan simbiosis mutualisme atau hubungan timbal balik yang sama-sama memberikan keuntungan. Lewat sajian konsep kopi kekinian dari Tepian Kopi yang didukung panorama indah dari Taman Kasmaran ini diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk mengunjung objek wisata taman tersebut.

“Para wisatawan/pengunjung bisa melihat keindahan Kampung Pelangi dan Taman Kasmaran. Saat istirahat, mereka bisa ngopi-ngopi di sini sambil melihat keindahan alam,” kata Varel.

Kenyaman saat berada di Taman Kasmaran juga diakui Meilyana Asni Ulya (21). Pengunjung asal Pemalang ini mengaku meski baru pertama kali mengunjungi Taman Kasmaran, namun dirinya sudah bisa kenyamanan di tempat ini.

“Jujur saya ini dari Pemalang dan kebetulan lewat sini. Saya melihat kok ada taman kota yang keren dan ada coffee shop-nya juga. Lalu saya mampir lah ke Tepian Kopi ini. Saat saya duduk dan menikmati kopi yang best seller di sini, hati dan pandangan mata saya menjadi sejuk. Di sini nyaman dan bersih serta banyak fasilitas yang diberikan kepada kami,” ujar Meilyana.

Sedangkan Fatya Chusna Himawati (22), pengunjung yang juga berasal dari Pemalang, mengatakan Tepian Kopi ini merupakan tempat ngopi yang paling rekomendit di Kota Semarang.

“Saya itu sering nongkrong cafe to cafe, nah kalau saya ini kan juga sering ke sini, dan bahkan saya betah di sini. Coffee Shop Tepian Kopi Taman Kasmaran memang sangat berbeda dari coffee shop lainnya. Di sini saya itu bisa berlama-lama nyantai gitu, dan apa lagi kalau malam, saya bisa lihat lampu taman dan taman bunga yang cantik, Kampung Pelangi yang menyala di malam hari, dan suasana sejuk di sini,” katanya.

Yasirly Maulayya Anjani Yonda (17), wanita muda asal Kendal ini,  juga ikut berkomentar, bahwa Tepian Kpi sangat keren, apa lagi fasilitasnya.

“Tepian Kopi di Taman Tasmaran ini sangat oke dan keren banget, saya sampek dibuat jatuh cinta olehnya. Selain tempatnya luas, di sini juga fasilitasnya ciamik banget. Misal kayak pemberian colokan listrik  buat ngecas, wiffi, parkiran luas dan pelayanannya juga bagus,” ujar Yasirly.

Coffee shop Tepian Kopi kini semakin dikenal khalayak umum, selain mengubah taman menjadi lebih baik, hadirnya Tepian Kopi di Taman Kasmaran juga telah menghilangkan image buruk yang tadinya buat ajang pacaran, kini disulap menjadi tempat nongkrong yang asyik.

Di Tepian Kopi para pengunjung bisa sambil kerja atau mengerjakan tugas kuliah, karena di tempat ini disediakan fasilitas wiffi.

Selain nyaman buat nongkrong pengunjung juga bisa meditasi menenangkan pikiran, karena sebagian orang yang datang ke Tepian Kopi, setelah pulang mereka menjadi segar kembali.

Pengunjung Tepian Kopi juga tidak perlu khawatir, selama pandemi covid pengelola juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pengujung yang datang diwajibkan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *