Stan Fakultas Teknologi Pertanian USM di Event MBG Diserbu Pengunjung

SEMARANG (Awall.id) — Stan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang menggelar kegiatan CFD: Event MBG di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Pahlawan, tepatnya di depan Gedung Pramuka Semarang, diserbu pengunjung, baru-baru ini.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya fakultas dalam mendukung keberlanjutan program MBG sekaligus mengenalkan pola konsumsi makanan sehat dan bergizi kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Fakultas Teknologi Pertanian memperkenalkan berbagai produk hasil riset dan pengolahan yang dikembangkan oleh dosen, karyawan, serta mahasiswa. Produk-produk inovatif yang dipamerkan mendapatkan perhatian dan antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir di area CFD.
Selain promosi produk, panitia juga membagikan MBG dan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program MBG. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta ketahanan pangan keluarga.
Kegiatan dihadiri Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Prof Rohadi. Menurut Prof Rohadi, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kampus kepada masyarakat melalui edukasi pangan sehat dan inovasi produk berbasis hasil penelitian.
”Melalui kegiatan CFD ini, kami ingin mendekatkan hasil riset kampus kepada masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya makanan sehat, bergizi, dan ketahanan pangan,” ujar Prof Rohadi.
Tidak hanya itu, katanya, masyarakat yang hadir juga dapat memanfaatkan layanan konsultasi gratis terkait makanan bergizi dan ketahanan pangan yang diberikan oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian. Layanan ini menjadi sarana edukasi interaktif agar masyarakat lebih memahami pola konsumsi sehat dan pemanfaatan pangan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
”Kami berharap, melalui kegiatan CFD: Event MBG ini, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi, kesehatan, serta ketahanan pangan melalui inovasi dan edukasi yang berkelanjutan,” ungkapnya.




















