Ketika 14 Lintas Alumni SMAN 3 Kudus Temu Kangen, Inilah yang Terjadi……

KUDUS (Awall.id) – Rasa haru, tawa, dan nostalgia menyatu dalam Halalbihalal dan Temu Kangen 14 Lintas Alumni SMA Negeri 3 Kudus angkatan 1984 hingga 1997.
Kegiatan yang berlangsung di Wisata Kuliner Wetan Tanggul Medini, Undaan, Kudus, pada Minggu (29/3/2026) itu diikuti 100 alumnus lintas angkatan. Mereka hadir untuk mempererat silaturahmi setelah lama tidak bertemu.
Pertemuan tersebut membuktikan bahwa ikatan persaudaraan antaralumni tetap terjaga sejak masa sekolah hingga sekarang.
Acara semakin istimewa dengan kehadiran 5 guru purnatugas yakni Didik Dwi Suhardi (guru Matematika), Anastasia Padangrini (guru Bahasa Inggris), Margaretha Suryati (guru Bahasa Indonesia), Agung Cahyono (guru Olahraga), dan Tituk Mawantusih (guru Bahasa Indonesia).
Kehadiran mereka menghadirkan suasana hangat dan penuh kenangan bagi para alumni.
Ketua panitia, Aji Purnomo (Alumni 1992) mengatakan, acara tersebut terlaksana berkat kerja sama solid antara alumni senior dan yunior.
”Kebersamaan lintas alumni seperti ini mungkin hanya dimiliki oleh SMA 3 Kudus. Sejak tahun 1998, sekolah ini memang berubah nama menjadi SMA 2 Bae Kudus, tetapi ikatan alumninya tetap kuat,” ujarnya.
Dia menambahkan, mengumpulkan 14 lintas angkatan bukan hal mudah. Namun, para alumni berhasil menjaga konsistensi dengan mengadakan acara ini setiap 3–4 tahun sekali.
Sebelumnya, kegiatan serupa pernah diselenggarakan yakni pada tahun 2018 di Harmony Home Stay, tahun 2020 di Rahtawu, tahun 2023 di Pantai Bandengan, Jepara, tahun 2026 di Wetan Tanggul Medini, Undaan, Kudus.

Selain menjadi ajang temu kangen, katanya, komunitas lintas alumni ini juga aktif dalam kegiatan sosial. Mereka turut berpartisipasi dalam berbagai aksi kepedulian, seperti donasi untuk bansos di Sumatera dan Aceh, bantuan sosial untuk masyarakat di Kudus.
”Hal ini menunjukkan solidaritas alumni tidak hanya terjalin dalam kebersamaan, tetapi juga dalam kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Ketua Paguyuban Lintas Alumni, H Lilik Kaneka Putra, menegaskan pentingnya kegiatan tersebut.
”Ajang silaturahmi ini memperkuat tali persaudaraan sekaligus menjaga nama baik almamater,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan guru, Didik menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada para alumni.
”Kami bangga melihat murid-murid kami sudah sukses dan masih mengingat guru-gurunya. Paguyuban lintas alumni ini pertama kali digagas bersama almarhum H Suriyono (Alumni 1985),” jelasnya.
Acara Halalbihalal dan Temu Kangen itu ditutup dengan doa bersama. Para alumni berharap kegiatan ini terus berlanjut dan semakin mempererat hubungan di masa mendatang.
Lebih dari sekadar pertemuan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa SMA 3 Kudus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuhnya persahabatan, kenangan, dan nilai kehidupan yang abadi.



















