Tim Renang Kota Semarang Optimistis Raih Banyak Medali Emas di KRAP Jateng
SEMARANG (Awal.id) – Pengurus Kota Persatuan Renang Seluruh Indonesia (Pengkot PRSI) Semarang optimistis mampu meraih banyak medali emas pada Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan (KRAP) Jateng, di Kolam Renang Jatidiri Semarang, 9-11 Desember mendatang.
Keikutsertaan tim renang Ibu Kota Provinsi Jateng pada event tersebut akan dijadikan ujian terakhir bagi para atletnya sebelum berlaga di Porprov Jateng XVI tahun 2023.
Ketua Umum Pengkot PRSI Semarang, Teguh Santoso mengatakan para perenang yang akan diterjunkan ke KRAP Jateng saat ini fokus meningkatkan kondisi fisik guna meningkatkan performa mereka.
“Mereka kami dituntut untuk terus menjaga kondisi agar bisa menjaga limit waktu kelolosan Porprov Jateng XVI,” kata Teguh Santoso di sela-sela pemantauan latihan tim renang Kota Semarang, di di Kolam Renang Jatidiri Semarang, Senin (31/10).
Teguh menjelaskan 11 perenang yang kini berlatih di Semarang kini dalam kondisi yang aman.
”Sejauh ini ada 11 perenang Kota Semarang yang masuk limit kelolosan Porprov. Mereka ada di peringkat satu hingga empat dan catatan waktunya bisa dikatakan aman. Tapi, kami tetap ingin perenang meraih hasil waktu terbaik pada KRAP nanti,” ujarnya.
Dia mengatakan, meskipun sudah masuk limit waktu, masih harus berusaha untuk tidak tergeser dari daerah lain
”Meski sudah masuk limit waktu, kami tetap menilai posisi perenang belum aman 100 persen. Waktu mereka masih bisa digeser perenang dari daerah lain,” papar Teguh.
Menurut Teguh, sistem kualifikasi cabang renang memanfaatkan kejuaraan yang diikuti para perenang. Syaratnya, kejuaraan itu resmi dan sudah masuk dalam kalender tetap PRSI, baik pusat maupun daerah.
”Jadi atlet bisa mengikuti event renang resmi PRSI di mana saja, bahkan luar negeri. Nanti, catatan waktu yang dicapai kami laporkan untuk disahkan sebagai limit waktu Pra-Porprov,” terangnya.
Menyinggung kendala atlet renang Kota Semarang, Teguh menyebut anak-anak asuhannya masih kurang fokus saat menjalani latihan. “Maklum, perenang Kota Semarang masih remaja, sehingga masih labil. Banyak kegiatan luar yang membuat konsentrasi mereka agak terganggu,” ujarnya.
Tegus menambahkan untuk meningkatkan kondisi fisik agar tetap prima, pihaknya memberikan tambahan suplemen dan asupan gizi kepada perenang.
Dia berharap pada saat pelaksanaan KRAP nanti, anak-anak asuhannya bisa lebih fokus, sehingga bisa merealisasikan target medali emas yang dicanangkan Pengkot PRSI Semarang. (is)




















