Penembakan Istri TNI, Ternyata Dilakukan 4 Orang

SEMARANG (Awal.id) – Kasus penembakan terhadap seorang wanita berinisial R (34), istri seorang anggota TNI, ternyata dilakukan oleh empat orang pelaku.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan dari hasil penyelidikan melalui pemeriksaan saksi yang ada di tkp dan dari hasil pengolahan CCTV diketahui bahwa peristiwa penembakan terjadi pada pukul 12.15.
“Penembakan pertama terjadi searah dengan jalannya korban menjemput anaknya sekolah. kemudian setelah mengetahui korban masih berdiri, pelaku berputar balik ke arah korban kemudian menembak lagi yg kedua,” ungkap Irwan saat menghadiri kegiatan di Ditreskrimsus Polda Jateng, Selasa (19/7).
Setelah dilakukan pengecekan CCTV, lanjutnya, ternyata aksi itu dilakukan oleh empat orang dengan mengendarai dua motor, yakni merek Kawasaki Ninja warna Hijau dan Honda Beat warna Hitam.
Bahkan dalam tayangan CCTV, nampak para pelaku tersebut terlihat sudah merencanakan aksi itu. Mulai dengan mengintip dan melalukan komunikasi lewat Hp.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar saat memberikan keterangan
“Setelah dicek CCTV, ternyata ke-4 orang pelaku sudah mengintai sejak korban hendak berangkat menjemput sekolah anaknya. Mengetahui kondisi jalan yang cukup kondusif, dua pelaku yang naik Motor Ninja melakukan aksinya,” beber Irwan.
Mengenai kondisi korban, Irwan menyebut usai kejadian, korban langsung dioperasi untuk diambil proyektil yang ada di tubuhnya.
“Setelah dibawa ke rumah sakit, korban langsung dilakukan operasi untuk mengambil proyektil yang masuk ke tubuh korban. Kondisinya pun usai di operasi juga sudah sadar,” ujarnya.
Dalam menangani kasus ini, pihaknya juga menandaskan saat ini petugas sudah membentuk tim gabungan untuk menangkap para pelaku. Tak hanya itu, Ia juga sudah mempublish di media yang membeberkan ciri-ciri para pelaku supaya masyarakat dengan mudah mengenali mereka, sehingga bisa memberikan informasi kepada aparat kepolisian.
“Kami sudah membuat tim gabungan, dari Polrestabes Semarang, Polda Jateng, hingga Kodim IV Dipenogoro. Semua ciri-ciri pelaku sudah kami sebar, kami berharap para pelaku secepat mungkin bisa ditangkap,” tandas Irwan. (is)



















