Lantik 126 Kepala Sekolah, Ganjar: Yang Langgar Pakta Integritas Saya Copot!

Gubernur Jateng ganjar Pranowo memberi arahan dan peringatan keras kepada 126 kepala SMAN/SMKN/SLBN di lingkungan Pemprov Jateng yang dilantik di Gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks kantor Gubernur Jateng di Semarang, Selasa (12/7/2022)
Gubernur Jateng ganjar Pranowo memberi arahan dan peringatan keras kepada 126 kepala SMAN/SMKN/SLBN di lingkungan Pemprov Jateng yang dilantik di Gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks kantor Gubernur Jateng di Semarang, Selasa (12/7/2022)

SEMARANG (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memberi peringatan keras kepada 126 kepala SMAN/SMKN/SLBN di lingkungan Pemprov Jateng agar menjauhi tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Hal itu tertuang dalam Pakta Integritas ketika kegiatan Penyerahan Keputusan Pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengarahan kepada Kepala SMAN, SMKN, dan SLBN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah oleh Gubernur Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks kantor Gubernur Jateng di Semarang, Selasa (12/7/2022).

Baca Juga:  Jokowi Copot Firli Bahuri dari Jabatan Ketua KPK, Tunjuk Nawawi Pomolango Jadi Ketua Sementara

“Saya juga sampaikan pakta integritas mesti dilaksanakan. Maka saya sampaikan, Pakta Integritas dilanggar maka saya copot dan mereka setuju,” kata Ganjar usai acara di lokasi.

Pihaknya titip kepada kepala sekolah yang surat tugasnya baru diberikan agar memerhatikan itu. Mengingat pendidikan karakter menjadi penting. Supaya, anak-anak dibawa ke masa depan yang lebih baik.

“Sehingga anak-anak tidak dibebani dengan ketakutan-ketakutan. Di-bully-lah oleh temannya, mungkin gurunya, ancaman di luar itu. Apakah itu narkoba, pornografi, radikalisme, hati-hati. Karena anak-anak mesti dipersiapkan. Karenanya agar kepala sekolah mengawal,” tegasnya.

Baca Juga:  Peringati HUT Polairud Ke-71, Kapolda Jateng Resmikan Dua Kapal Canggih Baru

Artinya, lanjut gubernur, pihaknya mengajak kepala sekolah mengawal agar dunia pendidikan Jateng bisa kreatif, inovatif, aktif terhadap perubahan.

“Anak-anak adaptif terhadap perubahan. Anak-anak bisa mengikuti jalur itu. Anak-anak  bisa masa depannya jauh lebih baik,” pungkasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *