Bupati Kendal Pastikan Fasilitas Stadion Utama Aman, Usai Pekan Raya Diusai
KENDAL (Awal.id) – Bupati Kendal Dico M Ganinduto memastikan Pekan Raya Kendal yang dilaksanakan di kompleks Stadion Utama Kebondalem, Kendal yang akan digelar mulai tanggal 23-28 Juli 2022 mendatang aman tidak merusak fasilitas stadion.
Pernyataan tersebut dilontarkan Dico M Ganinduto saat mengunjungi persiapan lokasi pelaksanaan Pekan Raya Kendal. “Semua fasilitas yang ada di dalam stadion akan ditutup dengan flooring, sehingga dipastikan tidak akan rusak dan aman,” kata Dico, Kamis (21/7).
Soal kekhawatiran masyarakat karena Pemerintah Kabupaten Kendal kurang memberikan sosialisasi untuk kegiatan tersebut, Dico mengatakan nantinya seluruh fasilitas yang ada di dalam stadion, baik rumput maupun jooging trek tidak bisa diinjak, karena seluruh fasilitas yang ada akan ditutup flooring.
Bupati menjelaskan konsep kegiatan Pekan Raya Kendal berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain Kendal Bersholawat, panggung hiburan dan artis ibukota juga ikut meramaikan event ini.
Dico menegaskan pihaknya akan menggabungkan antara UMKM dan pondok pesantren. “Kita libatkan UMKM dan Pondok Pesantren untuk bisa memperlihatkan kemampuan mereka di Pekan Raya Kendal ini. Kita berikan fasilitas gratis kepada pelaku UMKM, khususnya yang pondok pesantren,” tuturnya.
Dico berharap event Pekan Raya Kendal merupakan salah satu program recovery pasca pandemi Covid-19. Diharapkan menjadi event skala nasional.
Terpisah Asisten Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Ketua Pelaksana Pekan Raya Kendal, Tavip Purnomo menjelaskan flooring dengan tebal 10 sentimeter akan dilakukan di seluruh area yang dimungkinkan akan diinjak peserta maupun pengunjung.
“Kita tutup dengan floring tebal 10 sentimeter. Mulai panggung sampai sisi utara sampai pintu keluar. Termasuk jooging trek itu akan steril tidak boleh untuk diinjak, jadi insyaallah aman,” kata Tavip Purnomo.
Terkait kekhawatiran masyarakat jika rumput di lapangan area dalam stadion akan layu karena tidak terkena sinar matahari. Pihaknya telah mengantisipasi hal tersebut.
“Jadi misalnya nanti rusak sedikit karena tidak kena matahari jadi rumputnya kuning.
Seperti pengalaman kemarin kita buka, kita sirami kita pupuk tidak sampai seminggu insyaallah sudah bagus lagi, kerusakan lapangan akan kita minimalisir,” tandasnya. (is)



















