Kawasan Ibu Kota Baru akan Dibangun Bandara Internasional

Presiden Joko Widodo saat meninjau lahan calon ibu kota baru
Presiden Joko Widodo saat meninjau lahan calon ibu kota baru

KALTIM (Awal.id) – Sebuah bandara internasional akan dibangun di kawasan ibu kota baru (IKN). Namun, bandara itu tidak akan melayani masyarakat umum, melainkan khusus pejabat negara, tamu negara, dan keperluan militer.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, saat mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, sebagaimana dilansir dari rilis Humas Pemprov Kaltim, Selasa (22/2). Isran sendiri mendampingi Budi Karya mengunjungi lokasi pembangunan infrastruktur transportasi di IKN, Sepaku, Penajam Paser Utara pada Senin (21/2).

Baca Juga:  Bank Jateng Beri Bantuan Gerobak kepada 15 Pedagang  Objek Wisata Goa Mangkubumi

Isran menambahkan, bandara itu nantinya akan terintegrasi dengan moda transportasi modern, cerdas, dan ramah lingkungan. “Dikhususkan bagi pejabat, tamu negara, serta keperluan militer,” kata Isran.

Isran juga menjelaskan, bandara yang dibangun nanti akan terletak di luar kawasan inti ibu kota baru. Alasannya untuk mempertimbangkan faktor keamanan. Maka tidak boleh terlalu dekat dengan istana yang akan dibangun di IKN.

“Kira-kira kalau dihitung garis lurus (bandara) berjarak sekitar 20 kilometer dari titik nol atau istana negara,” jelas mantan Bupati Kutai Timur itu.

Baca Juga:  Jarang Terdengar Isu Miring, Wulan Guritno Gugat Cerai Suami

Menteri Perhubungan Budi Karya juga membenarkan rencana itu. Menurutnya, lokasi yang dipilih untuk bandara ini sangat strategis karena terletak di antara kota penyangga IKN terdekat, yakni Balikpapan. Selain itu aksesnya juga terhubung dengan jalan tol.

Rencananya, panjang lintasan bandara baru itu berkisar 3.000 meter. “Dengan infrastruktur ini semua jenis pesawat bisa mendarat, termasuk pesawat angkut militer jenis Airbus A400M,” tuturnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *