Pabrik Pengolahan Pupuk di Mranggen Terbakar, Para Pasien RS Pelita Anugerah Dievakuasi

Dok Photo : #Nikon #Snapgrade
Dok Photo : #Nikon #Snapgrade

DEMAK (Awal.id) – Pabrik pengolahan pupuk di Mranggen, Demak, Kamis (21/7), sekitar pukul 17.30 WIB, terbakar.

Berdasarkan pantauan di lokasi, nampak kobaran cukup membumbung tinggi dan asap tebal memenuhi area yang terbakar.

Diketahui, posisi pabrik tersebut dekat dengan Rumah Sakit (RS) Pelita Anugerah. Bahkan, akibat kejadian itu terlihat para perawat dan pegawai RS mengevakuasi para pasien dibawa keluar ke halaman karena yang ditakutkan api menjalar sampai lokasi itu.

Baca Juga:  Jokowi Jamu Rider MotoGP, Jumat Lusa Mulai Balapan di Mandalika  

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Demak AKBP Budy Adhi Buono mengatakan, pihaknya menerjunkan puluhan personel untuk membantu memadamkan api.

Meski sempat mengalami ketersendata, Ia menjelaskan petugas pemadam kebakaran dan aparat kepolisian mulai berjibaku memadamkan api.

“Saat memadamkan api. Gabungan Polsek Mranggen dan Polres ada 40 personel membantu memadamkan api,” ungkap Budy dalam keterangannya.

Saat dintanyai penyebab utama kejadian tersebut, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut.

Baca Juga:  Kunjungi DPRD Jateng, Kajati Andi Herman: Sinergi dengan Legislatif untuk Membangun Daerah

“Olah TKP untuk penyebab kebakaran sedang didalami, sesegera mungkin akan dilakukan penyelidikan mengenai terjadinya kebakaran pabrik tersebut,” ujarnya.

 

Sementara, salah seorang saksi mata Romadhon (31) mengatakan, api mulai berkobar saat para pekerja pabrik tersebut pada jam pulang.

 

“Posisi pabrik sudah dikunci tapi kok ada api muncul. Begitu lihat api saya padamkan pakai apar tapi api terlanjut besar,” tutur Romadhon.

Baca Juga:  DPR dan BGN Pastikan Akses Gizi Berkualitas bagi Anak melalui Program MBG

Menurutnya, kobaran api semakin membesar sekira pukul 18.52 WIB. Bahkan Ia menyebut bahwa penyebab  kejadian tersebut adalah karena korsleting listrik. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *