Dua Motor Milik Komplotan Penembak Istri TNI Diamankan, Kapolrestabes Semarang Imbau Pelaku Segera Serahkan Diri
SEMARANG (Awal.id) – Tim Gabungan Polri dan TNI berhasil mengamankan dua unit sepeda motor milik komplotan penembakan terhadap seorang istri anggota TNI berinisial RW (34), di depan rumahnya wilayah Banyumanik, Semarang pada Senin (18/7) lalu.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan dua unit kendaraan roda dua tanpa plat yang dipakai komplotan tersebut yakni yang pertama berwarna hijau merk Kawasaki Ninja dan satunya berwarna hitam merk Honda Beat.
“Kedua motor tersebut ditemukan di tempat yang berbeda. Bahkan saat ditemukan, motor Ninja yang dipakai sudah berubah warna menjdi hijau tua,” ungkapnya didampingi Dandim 0733/ Kota Semarang, Letkol Inf Honi Havana di Mapolrestabes Semarang, Jumat (22/7).
Pengamanan kedua motor itu, lanjutnya, untuk motor berwarna hijau ditemukan di rumah rekan pelaku di daerah Jalan Pamularsih.
“Sedangkan untuk motor merk Honda Beat berwarna hitam ditemukan di daerah Sayung Demak. Kedua motor diamankan pada hari yang sama, yakni pada Kamis (21/7), malam,” bebernya.
Irwan menyebut adanya perubahan warna pada salah satu motor pelaku tidak lain untuk menghilangkan jejak. Terlihat warna body motor yang berubah ditambah bagian-bagian lain motor juga diubah, seperti tromol yang semula berwarna hijau menjadi emas, Dan juga velg dan jeruji yang semula warna putih juga dirubah menjadi warna emas.
“Sedangkan untuk sepeda motor yang kedua, yaitu Honda Beat masih terlihat seperti di rekaman CCTV dan tidak ada yang diubah sama sekali,” tuturnya
Di sisi lain, Irwan juga menegaskan kepada para pelaku dan otak atas aksi penembakan ini sudah untuk segera menyerahkan diri. Karena sudah jelas, semua identitas sudah diketahui.
“Kami sudah mengidentifikasi, rumah mereka kami sudah tahu, teman-teman mereka kami sudah tahu dan keluarganya kami juga sudah tahu. untuk itu, Sekali lagi kami himbau untuk menyerahkan diri maksimal pada Sabtu (23/7), apabila masih menghiraukan, kami tim gabungan akan melakukan tindakan tegas dan terukur,” tegas Irwan. (is)



















