Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Bawah Tol Banyumanik, Duga Korban Pembunuhan

Tim Inafis Polrestebes Semarang melakukan pemeriksaan kondisi jasad korban
Tim Inafis Polrestebes Semarang melakukan pemeriksaan kondisi jasad korban

SEMARANG (Awal.id) – Mayat tanpa indentitas ditemukan di area perkebunan bawah jembatan Tol Semarang – Bawen KM 425, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Minggu (13/3). Saat ditemukan, korban dibungkus sarung motif kotak-kotak dengan leher dan kaki terikat sarung.

Korban saat ditemukan tergeletak tergeletak tepat di bawah pohon yang juga dekat tiang pancang konstruksi jalan tol. Mayat yang diduga berjenis kelamin perempuan itu ditengarai merupakan korban pembunuhan yang dibuang di lokasi tersebut.

Kapolsek Banyumanik, Kompol Benny Hartawan berdasarkan hasil pengamatan polisi, mayat yang ditemukan di bawah jembatan tol itu diduga merupakan korban pembunuhan.

Saat ini, lanjut Bennym Tim Inafis Polrestebes Semarang sudah melakukan pemeriksaan terkait penyebab meninggalnya korban berjenis kelamin wanita tersebut.

Baca Juga:  Pra Rekonstruksi, Tersangka Pembunuhan Driver Taxi Online Peragakan 25 Adegan

“Ya memang benar ditemukan jasad di wilayah tersebut. Kondisinya sudah membusuk, tulang rahang sudah keluar semua. Belum diketahui adanya luka. Tapi kalau melihat posisinya seperti itu, indikasi, mengarah kejadian pembunuhan,” ujar Benny dalam keterangannya.

Mengenai identitas korban, lanjut Benny saat jasad korban masih dilakukan outopsi untuk mengungkap kematian korban.

Ia membeberkan masih terus melakukan penyelidikan terkait penemuan tersebut. Tak hanya itu, kepolisian juga tidak menemukan adanya CCTV di wilayah jembatan. Namun, pihaknya akan mengurutkan kembali kejadian atau aktivitas lokasi yang terdapat CCTV guna menemukan petunjuk terkait penemuan mayat itu.

“Saksi yang kita mintai keterangan sudah ada, tapi tidak melihat adanya orang mencurigakan disekitaran lokasi. Saksi hanya menemukan kejadian ini saja. Nanti kami juga akan urutkan lagi di lokasi yang ada CCTV. Ini masih dilakukan penyelidikan,” ungkap Benny.

Baca Juga:  Bangkitkan UMKM Kota Semarang, Mbak Ita Ajak Stakeholder Ciptakan Pusat Keramaian Masyarakat

Cari Rumput

Mayat tanpa identitas itu pertama kali ditemukan Sriyanto, warga Pudak Payung, Semarang. Pada saat mencari rumput, saksi Sriyanto menemukan korban korban dalam kondisi membusuk di bawah pohon dekat tiang panjang jalan tol Banyumanik.

“Saat mencari rumput di sekitaran lokasi, tiba-tiba saya mencium bau busuk yang sangat menyengat. Setelah saya dekat lokasi bau tak sedap itu, ternyata bau itu berasal bungkusan sarung yang terletak di bawah pohon,” kata  kata Sriyanto.

Sriyanto menduga bau menyengat tersebut adalah bau bangkai manusia. Dugaan kuat ini didasarkan pada saat melihat bungkusan kain yang mencurigakan.

Baca Juga:  Kunjungi Gubernur Ganjar, Bupati Manokwari ‘Berguru’ tentang Pencegahan Korupsi

“Awalnya tercium bau menyengat, membusuk. Akhirnya melihat ada sesuatu terbungkus kain sarung,” jelas Sriyanto.

Meski mengaku penasaran, saksi tidak berani memeriksa bungkusan yang menjadi sumber bau busuk itu. Akhirnya, Sriyanto memilih meninggalkan lokasi tersebut dan memberitahukan kepada tetangganya agar memeriksa bersama-sama.

“Setelah mengetahui, saya ajak orang dan pas ke sana kelihatan kakinya. Saya sama warga ya masih tidak berani buka sarungnya, hanya intip-intip saja, dari sekitaran. Jasad, posisinya meringkuk tertutup kain, di bawah pohon, sudah membusuk banyak belatung. Di lehernya ada jeratan,” beber Sriyanto. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *