Kunjungi Gubernur Ganjar, Bupati Manokwari ‘Berguru’ tentang Pencegahan Korupsi

Bupati Manokwari, Hermous Indou, mengunjungi Gubernur Ganjar Pranowo di kantor Pemprov Jateng, Senin (21/2)
Bupati Manokwari, Hermous Indou, mengunjungi Gubernur Ganjar Pranowo di kantor Pemprov Jateng, Senin (21/2)

SEMARANG (Awal.id) – Bupati Manokwari, Hermous Indou, terinspirasi gaya kepemimpinan Ganjar Pranowo di Jawa Tengah, sehingga ingin mempelajarinya. Ditemani tiga orang stafnya, Hermous pun datang dan ‘berguru’ langsung pada gubernur berambut putih itu.

Hermous mengatakan, kepemimpinan Ganjar di Jawa Tengah sangat baik. Ganjar  dinilai telah membawa Jateng melahirkan banyak prestasi terutama dalam bidang pengelolaan pemerintahan dan pembangunan.

“Kita juga ingin belajar dan mau mencontoh apa yang baik yang sudah terjadi di Jawa Tengah ini,” kata Hermous usai pertemuannya dengan Ganjar di Kantor Pemprov Jateng, Senin (21/2).

Baca Juga:  Buat Biaya Nikah, Pasangan Anak Pank Nekat Rampok Minimarket

Hermous mengatakan, ada tiga hal menarik dari paparan Ganjar dalam menyampaikan pola kepemimpinannya di Jateng. Yakni pencegahan korupsi, inovasi dan digitalisasi.

“Dari aspek pencegahan korupsi di sini sangat luar biasa. Kemudian yang kedua adalah inovasinya, ada sekitar 500 lebih inovasi yang saya lihat sangat luar biasa, dan ketiga adalah digitalisasi yang luar biasa untuk mendorong efektivitas kinerja pemerintah,” kata Hermous.

Baca Juga:  Dampingi Jokowi Jumatan di Masjid Sheikh Zayed, Ganjar: Ngomong Soal Libur Lebaran, Bukan Sepakbola

Hermous juga sempat bertanya, bagaimana cara Ganjar mengelola komunikasi dengan kepala daerah di wilayahnya. Terutama Wali Kota Semarang sebagai ibu kota provinsi. Hermous berharap bisa melakukan hal yang sama ketika kembali ke Manokwari.

“Sehingga ke depan Papua juga bisa mengejar ketertinggalannya untuk bisa menyamai atau minimal berada di posisi yang juga tidak kalah dengan Provinsi Jawa Tengah dan provinsi lainnya,” tutur Hermous.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan butuh kekompakan dan kemauan yang sama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Korupsi, kata Ganjar, menjadi isu yang dibawanya sejak menjabat pertamakali pada tahun 2013.

Baca Juga:  Tetap Hati-hati Meski Varian Omicron Belum Terdeteksi di Jateng

“Menarik karena datangnya ingin belajar bagaimana mencegah korupsi dan kemudian melakukan birokrasi reform. Nah tadi kita sampaikan digitalisasinya kita bangun, terus kemudian bagaimaa membangun kesadaran dari ASN untuk stop korupsi layani dengan baik, mudah, murah, cepat dan bagaimana gerakan itu kita lakukan,” jelas Ganjar. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *