Kabupaten Kendal Gencarkan Vaksinasi Anak
KENDAL (Awal.id) – Vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Kendal sudah digencarkan mulai Senin 27 Desember 2021. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di sekolah-sekolah oleh petugas dari puskesmas setempat.
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan oleh pihak puskesmas yang berkoordinasi dengan masing-masing sekolah. Anak yang akan divaksin dipastikan sudah mendapatkan persetujuan dari pihak orang tua murid.
Kepala Puskesmas Singorojo 2, Ani Eko Sulistyowati mengatakan, untuk wilayah Puskesmas Singorojo 2 akan melakukan vaksinasi di 13 sekolah, yang meliputi SD, MI dan yayasan pendidikan agama dengan sasaran sekitar 2.000 anak. Pelaksanaan vaksinasi dijadwalkan mulai tanggal 27 Desember 2021 dan ditargetkan selesai tanggal 5 Januari 2022.
“Sesuai instruksi dari Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal, bahwa vaksinasi kita mulai hari ini tanggal 27 Desember 2021 sampai dengan tanggal 5 Januari 2022,” katanya.
Pada hari pertama, Senin 27 Desember 2021, vaksinasi dilakukan di SD Negeri 1 Trayu dengan sasaran 220 anak. Jenis vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinovac.
Kepala SD Negeri 1 Trayu Singorojo, Paryadi mengatakan, sebelumnya telah dilakukan sosialisasi terkait program vaksin anak kepada seluruh orang tua murid. Tiap anak yang divaksin sudah mendapat persetujuan dari pihak orang tua murid.
“Ada 1 yang belum diizinkan untuk divaksin oleh orang tuanya, karena kondisinya belum memungkinkan untuk divaksin,” ungkap Paryadi
Dikatakannya, vaksinasi anak ini dari pihak orang tua, sudah diminta surat pernyataan untuk kesediaan anaknya divaksin. Ada salah satu yang tidak mengizinkan, karena anaknya ini benar-benar punya penyakit yang belum memungkinkan untuk divaksin.
“Setelah semua anak divaksin, maka harapan bisa segera melaksanakan pembelajaran secara normal atau tatap muka seratus persen, sehingga pembelajaran pun bisa berjalan dengan maksimal,” harapnya.
Salah satu anak yang sudah divaksin, Adlan, kelas 2 SD mengaku tidak takut divaksin. Dia mau divaksin supaya sehat dan terlindungi dari penularan virus Corona.
Adlan berharap kepada teman-temannya agar tidak takut divaksin, sehingga bisa pergi sekolah lagi. “Tidak takut, agar sehat bisa sekolah lagi,” harapnya. (is)




















