Pecatur Muda Klub Udinus, Surya Wahyu Juara Petompon Chess Turnament 13

SEMARANG (Awali.id) – Pecatur asal Klub Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Surya Wahyu keluar sebagai juara Petompon Chess Turnament 13, di Balai Kelurahan Petompon, Semarang, Sabtu (13/11). Surya Wahyu berhasil mengumpulkan nilai tertinggi (6,5) dari tujuh babak yang dimainkan dengan sistem swiss.
Atas keberhasilannya, mahasiswa Udinus itu berhak membawa pulang hadiah uang sebesar Rp 1,2 juta. Sedang MN Marwanto (RMCC) dan Joko Santoso (GMCC) yang sama-sama meraih 6 poin menjadi juara II dan III. Juara II dan III, masing-masing menerima uang pembinaan sebesar Rp 750 ribu, juara III Rp 500 ribu.
Turnamen Catur Petompon ini digelar untuk memperingati ulang tahun ke-13 Gajah Mungkur Chess Cub (GMCC). Selain itu, turnamen terbuka se-Kota Semarang ini juga dimaksudkan untuk memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November.
Ketua Panitia Petompon Chess Turnament 13, Ir Eko Budi Santoso MT mengatakan turnamen ini merupakan agenda tahunan dari klub yang dipimpinnya, Gajah Mungkur Chess Cub (GMCC). Awal penyelenggaraan turnamen ini, pihaknya hanya ingin memberi ruang kepada para pecatur untuk menyalurkan hobi bermain catur.
Seiring pesat kemajuan percaturan di Kota Lumpia, Dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini mengingkan GMCC bisa memberikan kontribusi positif kepada Percasi Kota Semarang dan Pemkot Semarang dengan mencetak bibit-bibit potensial di olahraga catur.

Ir Eko Budi Santoso MT
Menurut Eko, panggilan akrab Ir Eko Budi Santoso, persaingan antarpecatur Kota Semarang untuk menjadi yang terbaik sekarang ini sangat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari selama pelaksanaan Petompon Chess Turnament 13, di mana sejumlah pecatur bergelar master nasional (MN) terlibat persaingan sengit dengan pecatur muda potensional.
“Kualitas dan persaingan peserta Petompon Chess Turnament 13 kali ini sangat luar biasa. Ajang ini betul-betul berbobot untuk mencetak dan menelorkan pecatur muda potensial Kota Semarang,” ujarnya.
Eko yang juga menjabat Wakil Ketua Percasi Kota Semarang mengaku bangga juara Petompon Chess Turnament 13 kali ini menjadi milik Surya Wahyu yang merupakan pecatur muda binaan Klub Udinus.
“Pecatur muda Kota Semarang kini semakin menunjukkan kelasnya. Mereka mampu mengimbangi, bahkan mengalahkan pecatur senior yang bergelar MN. Saya berharap generasi pecatur muda Kota Semarang, seperti Surya Wahyu dan Muhammad Iqbal bisa memicu pecatur muda lain untuk menjadi pecatur hebat yang bisa diandalkan Kota Semarang,” tandasnya. (*)



















