KONI Ponorogo Apresiasi PSE KONI Kota Semarang

SEMARANG (Awal.id) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ponorogo kini tengah mempersiapkan atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2023.

Demi mendapatkan hasil yang maksimal, KONI Kabupaten Ponorogo berbagi program pembinaan dengan KONI Kota Semarang yang juga tengah mempersiapkan diri menghadapi Porprov Jateng XVI 2023.

”Kota Semarang saat ini menjadi sentra pembinaan olahraga di Jateng. Bahkan, ada atlet/pemain nasional yang berasal dari kota ini. Kami ingin mengetahui program apa saja yang menjadi unggulan KONI Kota Semarang dalam mempersiapkan atlet/pemain untik Porprov,” pungkas Ketua Umum KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko saat berdiskusi di Kantor KONI Kota Semarang, Selasa (29/11).

Baca Juga:  Sekadar Catatan dari Kunjungan Jokowi di Jateng, Dalam 5 Hari 6 Kali Bareng Ganjar

Oleh karena itu KONI Ponorogo mengapresiasi adanya Program Semarang Emas (PSE) yang khusus mempersiapkan atlet. Selain itu, pembentukan tim satgas untuk laporan pertanggungjawaban (LPj) cabang olahraga sangat diapresiasi. Pihaknya akan menerapkan dua hal tersebut pada program kerja organisasinya.

”Saya sangat mengapresiasi langkah KONI Kota Semarang membentuk PSE sehingga pembinaan atlet/pemain lebih tertata. Kemudian adanya satgas akan membantu cabang olahraga dalam menyelesaikan LPj. Penyelesaian LPj tepat waktu juga menjadi salah satu persoalan di Ponorogo,” tuturnya.

Baca Juga:  Usai Divaksin Covid-19, Bruno Silva: Saya Sehat dan Siap Berangkat ke Semarang

Sugiri mengatakan penyelesaian LPj tepat waktu sangat membantu pembinaan olahraga. Pihaknya akan mendorong Pemkab Ponorogo membentuk program seperti PSE dan satgas LPj tersebut.

Sementara itu Sekretaris Umum KONI Kota Semarang Teguh Setyono mengatakan, saat ini Kota Semarang telah meloloskan 655 atlet ke Porprov Jateng XVI 2023. Adanya PSE ini untuk memantau secara komprehensif persiapan cabang olahraga.

“Tiap tiga bulan sekali, kami melakukan tes fisik, tehnik, dan skil kepada atlet PSE. Selain itu, untuk mencegah perpindahan atlet/pemain secara tidak sah. Perpindahan itu sah saja jika sesuai aturan. Atlet PSE kami sudah terikat memperkuat Kota Semarang saat porprov nanti,” tuturnya.

Baca Juga:  Lawan Persija, Agius : Meski Berat, PSIS Akan Berusaha

Dari hal tersebut penentuan atlet PSE ini berdasarkan sport science. Sehingga nama-nama yang masuk dalam PSE ini benar-benar pilihan dan terbaik. Sebab, penentuan itu berdasar data portofolio dan non-portofolio.

”Data itu juga yang menjadi acuan cabang olahraga menentukan lini atlet/pemain. Jadi, penilian benar-benar fair karen berdasar data,” imbuhnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *