Bhayangkara Mural Festival Tingkat Nasional, Wakil Jateng Raih Juara 3
JAKARTA (Awal.id) – Dua wakil dari Jawa Tengah berhasil meraih juara 3 pada kompetisi lukis Bhayangkara Mural Festival Tingkat nasional, di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kedua perwakilan Jateng yang meraih juara 3, yaitu Fareza Ramadhan Azhari dan Bagus Jati Priandaru. Atas prestasi tersebut, kedua pelukis asal Kabupaten Cilacap itu mendapat hadiah Rp 20 juta, sertikat dan piala dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Duo seniman Cilacap itu mengadu kreasinya dengan 79 peserta lain dari seluruh Indonesia. Namun, mereka mengaku tidak grogi, karena sejak awal kegiatan berusaha tampil tanpa beban.
Fareza Ramadhan Azhari mengatakan dirinya tak menyangka karyanya bisa mewakili Jateng dan sukses meraih juara tiga di tingkat nasional. Saat panitia Bhayangkara Mural Festival Nasional mengumumkan hasil, dia mengaku sempat pesimis.
“Saat panitia mengumumkan juara harapan tujuh sampai harapan satu, saya merasa pesimis. Batin saya mengatakan peluang untuk meraih sepuluh besar sudah tertutup. Tahunya, ketika panitia mengumumkan bahwa juara tiga dari Cilacap, saya langsung kaget dan benar-benar tidak menyangka,” papar Reza, Minggu (31/10).
Menurut Reza, persaingan di tingkat nasional, cukup ketat, mengingat karya peserta lain juga sangat variatif dan bagus. Dia pun memuji hasil karya juara pertama dan dua yang diraih peserta dari Jakarta dan Papua.
“Sekali lagi, saya masih tidak menyangka, karena perwakilan kami berdua perwakilan dari Jateng meraih juara 3, karena peserta lain sangat variatif,” ujar Reza.
Sementara itu, pasangan Reza, Bagus Jati Priandaru mengatakan dirinya merasa mendapat surprise dengan kemenangannya ini. Karya para peserta yang tampil dinilainya cukup kompetitif dan kreatif.
“Sama seperti Reza, saya amat tidak menyangka sampai dapat meraih juara tiga. Peserta lain sangat bagus, ada yang bertema kritis dan desainnya juga luar biasa. Apalagi ini kompetisi tingkat nasional bukan lagi tingkat daerah,” tambah Bagus.
Diketahui, dalam keseharian Reza cukup dikenal dalam komunitas seni di Cilacap, khususnya seni graffiti. Tak hanya itu, Reza juga sering tampil menjadi juri dalam kompetisi tingkat lokal di Cilacap. Sementara Bagus, mengaku menggeluti desain grafis dan biasa menawarkan produknya lewat internet. (is)




















