5 Daerah Jadi Target Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Pemprov Tengah Bentuk Satgas Khusus

SEMARANG (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secepatnya akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Khusus Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di lima daerah di Jawa Tengah sebagaimana arahan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Satgas ini akan diterjunkan di lima daerah yang mengalamu kemiskinan ekstrem, yakni Brebes, Banyumas, Pemalang, Banjarnegara dan Kebumen.

“Angka kemiskinan ekstrem di Jateng masih ada sekitar 1,5 juta orang, namun itu berasal dari berbagai daerah. Untuk percepatan kali ini, hanya lima kabupaten yang menjadi prioritas pusat agar diselesaikan hingga akhir Desember tahun ini,” ungkap Ganjar.

Baca Juga:  Laba Semen Indonesia Naik 15% Menjadi Rp2,365 Triliun, Berikut Ringkasannya

“Saya rasa kita perlu tim khusus atau satgas untuk bisa melakukan percepatan, saya khawatir ada beberapa kabupaten yang tidak siap, maka kita harus bantu mereka,” kata Ganjar usai rapat penanggulangan kemiskinan ekstrem di kantornya.

Menurut Ganjar, yang paling penting adalah verifikasi dan validasi data (Verval), tercatat 27 ribu lebih masyarakat miskin ekstrem yang ada di lima daerah tersebut.

“Verval ini kuncinya, agar tidak keliru, sebab kita punya contohnya, ada orang di Banyumas, dia masuk desil satu, tapi semuanya ada, air minum ledeng, sumur terlindungi, listrik sudah PLN, fasilitas BAB sudah punya, tinja sudah ada tangki, RTLH tidak prioritas, tapi kenapa masih masuk data? Nah yang begini ini harus diselesaikan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Hindari Kerumunan, Wali Kota Hendi Inisiasi Vaksinasi Drive Thru

Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen, dalam rapat tindak lanjut arahan Wakil Presiden terkait angka kemiskinan di Jawa Tengah menyampaikan, penanganan kemiskinan ekstrem ini dilakukan secara kolaboratif antara provinsi dengan daerah dan sumber anggaran tidak hanya dari APBN – APBD, tapi bisa dari Baznas, CSR dan lainnya.

“Selain itu, program pendampingan satu OPD satu desa binaan yang sudah jalan di provinsi harus ditingkatkan, mereka – mereka yang mendampingi desa harus bekerja optimal agar target bisa tercapai,” ungkap Gus Yasin panggilan akrab Wakil Gubernur. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *