Jaksa Agung Burhanuddin Minta Jajaran Kejaksaan Tingkatkan Dedikasi Demi Kehormatan Profesi Penegak Hukum

JAKARTA (Awal.id) – Jaksa Agung Prof Dr ST Burhanuddin SH MH meminta jajaran Kejaksaan untuk meningkatkan semangat dedikasi demi kehormatan profesi penegak hukum yang professional.
“Dengan meningkatkan kualitas perkara tindak pidana khusus yang kita tangani, niscaya marwah Kejaksaan akan semakin nyata dirasakan masyarakat,” kata Jaksa Agung Burhanuddin pada arahannya yang dibacakan Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi SH MHum saat menutup Rapat Kerja Teknis Bidang Tindak Pidana Khusus secara virtual, di ruang kerja Wakil Jaksa Agung, di Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis (16/9).
Dalam menangani perkara, Jaksa Agung juga berpesan seluruh jajaran Bidang Tindak Pidana Khusus betul-betul mempedomani rekomendasi yang telah dirumuskan sebagai rujukan untuk meningkatkan kinerja agar “Pidsus Berdedikasi” untuk sebuah tujuan yang mulia.
Pada kesempatan itu, Wakil Jaksa Agung mengucapkan terima kasih dan kebanggaannya atas kerja panitia Rakernis Bidang Pidsus yang telah mengkemas kegiatan rakernis yang inovatif, kreatif dan interaktif.
“Selama Rakernis, banyaknya perubahan-perubahan, khususnya dalam mengkemas tampilan, materi-materi yang disajikan. Ini menunjukkan bukti, adanya peningkatan kompetensi SDM jajaran bidang tindak pidana khusus dalam memanfaatkan informasi teknologi dan informasi menuju Digitalisasi Kejaksaan, sebagaimana diamanatkan oleh UU Nomor 95 tahun 2028 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik,” papar Setia Untung Arimuladi.
Dengan berbagai tampilan Rakernis Pidsus tersebut, menurut Wakil Jaksa Agung, Bidang Pidana Khusus sebagai satuan kerja yang berpredikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), berhasil menunjukkan bahwa Reformasi Birokrasi di satuan kerja Bidang Tindak Pidana Khusus telah berjalan dengan baik. Dengan didukung berbagai capaian kinerja yang telah diraih dan terpublikasikan, dengan semangat optimisme dan kepercayaan publik, ciptakan cara kerja yang out of the box, berintegritas sehingga menghasilkan inovasi dan kreativitas untuk Kejaksaan yang lebih baik.

Wakil Jaksa Agung memberi pengarahan secara virtual kepada peserta saat penutupan Rakernis Bidang Pidsus.
Dia mengajak diskusi panjang membahas berbagai isu yang mengemuka dalam Rakernis agar dicarikan akar permasalahan untuk kemudian dirumuskan solusinya. “Semoga Rakernis mampu menghasilkan pemikiran-pemikiran baru sebagai jawaban atas berbagai permasalahan yang timbul di lapangan,” ujar Setia.
Kendati Rakernis diselenggarakan secara singkat, Setia mengapresiasi atas buah pikir yang disampaikan para peserta, sehingga tercipta rekomendasi yang kreatif, positif, inovatif dan konstruktif.
“Saya optimis seluruh rekomendasi yang telah dirumuskan dalam Rekernis ini dapat menjadi pegangan atau guidance para Jaksa dalam melaksanakan tugas, sehingga Bidang Pidsus sebagai etalase bagi reputasi dan tolak ukur keberhasilan penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan dapat terwujud,” katanya.
Selain itu, Wakil Jaksa Agung meminta para Jaksa agar mengoptimalkan tugas dan fungsi Bidang Tindak Pidana Khusus dengan cara menunjukkan kinerja dalam penanganan tindak pidana korupsi yang berkualitas.
“Kerja keras dan komitmen saudara dalam mengungkap kasus tindak pidana korupsi yang kita butuhkan,” tandasnya.
Wakil Jaksa Agung berharap para jaksa segera mengaktualisasikan hasil rekomendasi Rakernis di tempat tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. “Segera laporkan hasil pelaksanaan untuk bahan evaluasi pimpinan,” pintanya. (*)



















