Tiga Agenda di Rapat Paripurna DPRD Jateng

PARIPURNA: Rapat Paripurna DPRD Jateng tanggal 16 Agustus 2021 dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman didampingi Heri Pudyatmoko
PARIPURNA: Rapat Paripurna DPRD Jateng tanggal 16 Agustus 2021 dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman didampingi Heri Pudyatmoko

SEMARANG (Awal.id) – DPRD Jawa Tengah menyelengarakan Rapat Paripurna dengan tiga agenda pada hari Senin, 16 Agustus 2021.
Agenda utama yaitu mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-76 secara virtual.

Agenda kedua membahas persetujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023. Dan agenda ketiga adalah Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penanggulangan Covid-19.

Rapat Paripurna dibuka oleh
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman didampingi Heri Pudyatmoko. Dalam ruangan rapat, hadir Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Wagub Taj Yasin serta beberapa pejabat Forkompinda.

Sebelum pidato kenegaraan, pada acara yang berlangsung daring tersebut, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan sambutan pengantar sidang tahunan MPR, DPR dan DPD RI.

TIGA AGENDA: Rapat Paripurna DPRD Jateng tanggal 16 Agustus 2021 dengan tiga agenda, yakni mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-76 secara virtual, persetujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023, dan Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penanggulangan Covid-19

TIGA AGENDA: Rapat Paripurna DPRD Jateng tanggal 16 Agustus 2021 dengan tiga agenda, yakni mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-76 secara virtual, persetujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023, dan Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penanggulangan Covid-19

Dalam sambutannya, Bamsoet, panggilan politisi Partai Golkar itu mengatakan, di tengah kondisi pandemi ini Indonesia tetap harus bersyukur dalam peringatan kemerdekaan pada 17 Agustus besok. 

Baca Juga:  Senangnya Petani Boyolali Didatangi Presiden dan Gubernur, Dibantu Bibit Kelapa Genjah

Ia meyakini semangat perjuangan dapat membuat Indonesia bertahan dalam badai pandemi ini. Untuk itu, masyarakat diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19.

Agenda Kedua

Agenda Paripurna berikutnya adalah pembahasan persetujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.

Sebelum memulai agenda rapat, Sukirman mengatakan bahwa kehadiran Anggota DPRD secara fisik sebanyak 21 orang dan hadir secara virtual 60 orang dari total Anggota DPRD 119 orang. Kemudian, ia mempersilakan Ketua Pansus RPJMD, Mohammad Saleh, menyampaikan laporannya.

Baca Juga:  Jelang Porwanas XIII, Tim Bulutangkis Siwo PWI Jateng Gelar Pertandingan Persabahatan

Dalam laporannya, Mohammad Saleh yang juga menjabat Ketua Komisi A dari Fraksi Partai Golkar, menjelaskan sejumlah poin dalam RPJMD Provinsi Jateng 2018-2023. Dikatakannya, RPJMD itu merupakan penjabaran visi dan misi pemerintah provinsi yang diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat.

LAPORAN: Ketua Pansus RPJMD, Mohammad Saleh, menyampaikan laporan

LAPORAN: Ketua Pansus RPJMD, Mohammad Saleh, menyampaikan laporan

Dikatakan, atas dasar hasil pembahasan Pansus, ada beberapa catatan dan rekomendasi. Beberapa di antaranya yakni Pemprov harus melakukan percepatan pemulihan kesehatan dan ekonomi di tengah pandemi untuk kesejahteraan masyarakat, adanya bantuan keuangan desa untuk recovery ekonomi masyarakat dan pembenahan biaya operasional sekolah.

Kemudian peningkatan infrastruktur tetap dijalankan, ada titik-titik destinasi wisata baru dan pengembangan desa wisata, pengurangan pengangguran, peningkatan dan penguatan peran BUMDes, optimalisasi BUMD, dan penambahan jumlah dalam program perbaikan rumah tidak layak huni.

Baca Juga:  Kapuspenkum Kejaksaan Soroti Pentingnya Komunikasi Publik dalam Acara FGD

Usai pembacaan laporan Pansus dan persetujuan dari Anggota DPRD terhadap Raperda Perubahan RPJMD 2018-2023, Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman, meminta Gubernur Ganjar Pranowo menyampaikan tanggapannya.

PANSUS COVID-19. Anggota Banmus, Agung Budi Margono, menyampaikan laporan pada rapat pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penanggulangan Covid-19

PANSUS COVID-19. Anggota Banmus, Agung Budi Margono, menyampaikan laporan pada rapat pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penanggulangan Covid-19

Gubernur Ganjar mengaku sangat apresiatif dengan telah disetujuinya Raperda tersebut karena nantinya menjadi acuan dalam pembangunan daerah, termasuk penanganan pandemi saat ini.

“Setelah Raperda ini, akan kami sampaikan ke Kemendagri secepatnya,” pungkas gubernur.

Agenda Ketiga

Agenda ketiga adalah Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penanggulangan Covid-19. Tujuan pembentukan Pansus tersebut adalah untuk mempercepat pemulihan dari kondisi pandemi.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo 

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

 

Anggota Banmus, Agung Budi Margono, yang menyampaikan laporan mengatakan, Pansus nantinya mengefektifkan kinerja pemerintah dan semua pihak dalam Penanggulangan Covid-19.

“Perbedaan data merupakan hal klise yang kerap terjadi. Untuk itu, Pansus akan menganalisa strategi tepat dalam penanggulangan pandemi,” kata Legislator PKS itu.

Dalam Pansus tersebut, terpilih sebagai Ketua Baginda Muhammad Mahfuz dari Fraksi PDI Perjuangan. (adv)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *