Tahun 2022, Presiden Jokowi Alokasikan Anggaran TKDD Sebesar  Rp 770,4 Triliun

JAKARTA (Awal.id) – Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin-poin penting yang menjadi agenda pemerintahnya dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang bersama DPR RI Tahun 2021 melalui live streaming , di Jakarta, Senin (16/8).

Poin-poin penting tersebut, yakni penggunaan anggaran transfer ke daerah dan dana desa (TKDD), penggunaan Dana Transfer Umum (DTU), pemulihan ekonomi daerah, pembangunan SDM pendidikan dan penambahan belanja kesehatan prioritas.

Dalam pidato penyampaian RUU APBN Tahun 2022,  Presiden menjelaskan anggaran TKDD sebesar Rp 770,4 triliun tersebut akan difokuskan pada peningkatan kualitas belanja daerah agar terjadi percepatan dalampeningkatan dan pemerataan kesejahteraan.

Baca Juga:  Penjual Makanan Turun Omzet, Ojek Online Banjir Order

“Guna meningkatkan efektivitas penggunaan DTK melalui penyaluran DAK Fisik berbasis kontrak dan DAK Nonfisik untuk mendorong peningkatan capaian output dan outcome,” ujar Joko Widodo.

Menurut Jokowi, perkembangan TKDD dari tahun 2017 hingga outlook 2021 bersifat fluktuatif. Pada 2017 TKDD dianggarkan sebesar Rp 724 triliun, naik pada 2018 menjadi Rp 757,8 triliun.

“Pada tahun 2022, anggaran transfer ke daerah dan dana desa direncanakan sebesar Rp 770,4 triliun,” katanya.

Baca Juga:  Jelang Porprov 2023, Soejatmiko : Vanue Sudah Siap 90%

Diketahui, alokasi TKDD tahun 2022 tersebut turun 3,1%, jika dibandingkan dengan outlook APBN 2021 yang dipatok sebesar Rp 795,48 triliun.

Kemudian pada 2019, naik lagi menjadi Rp 813 triliun. Pada 2020 turun menjadi Rp 726,5 triliun. Sementara pada outlook 2021, pemerintah mematok TKDD akan mencapai Rp 795,48 triliun dan akan turun menjadi Rp 770,4 triliun pada APBN 2022.

Jokowi mengatakan pemerintah akan terus melakukan penguatan quality control terhadap TKDD agar terjadi perbaikan dan pemerataan layanan publik di seluruh pelosok Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memastikan program prioritas nasional yang dilakukan pemerintah daerah berjalan efisien, efektif, transparan, dan berkeadilan. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *