Kemenkes Prioritaskan Vaksin Pfizer untuk Wilayah Jabodetabek

JAKARTA (Awal.id) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menerima vaksin Pfizer dari Amerika Serikat.

Kemenkes mengatakan vaksin Pfizer yang memiliki keefektifan 90% mencegah penularan virus corona tersebut akan didistribusikan terlebih dahulu ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan dan Bekasi (Jabodetabek), Sabtu (21/8).

Prioritas pemberian ke wilayah Jabodetabek karena sistem logistik yang kompleks dibandingkan dengan jenis vaksin lainnya. Vaksin Pfizer membutuhkan penanganan dan penyimpanan yang khusus dan harus segera digunakan karena secara spesifikasi vaksin ini harus disimpan khusus di dalam tempat dengan suhu yang sangat rendah antara -90 hingga –60 derajat Celcius.

Baca Juga:  Jaksa Agung ST Burhanuddin Lantik Kepala Badan Pemulihan Aset Amir Yanto

Vaksin Pfizer dengan merek Cyomirnati yang sudah tiba ini akan diperuntukkan bagi masyarakat umum yang belum pernah menerima vaksin Covid-19 sebelumnya secara gratis.

 “Vaksin ini harus disiapkan oleh petugas kesehatan yang sudah dilatih menggunakan teknik tertentu dalam menangani rantai dingin, termasuk cara mencairkan dan mengencerkan vaksin sebelum disuntikkan,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Drg Widyawati dalam keterangannya.

Sebanyak 1.560.780 juta dosis vaksin Pfizer tiba di Indonesia pada Kamis lalu melalui skema pembelian langsung. Secara bertahap, 50 juta vaksin Pfizer akan tiba di Indonesia tahun ini melalui skema tersebut

Baca Juga:  Angkringan Blendoek, Mulai dari Pejabat, Artis Hingga Turis Pernah Mampir ke Ikon Kuliner Kota Semarang Ini

Jumlah tersebut tidak termasuk vaksin Pfizer yang akan didapatkan secara gratis melalui skema GAVI/Covax sebesar 4,6 juta dosis dalam beberapa minggu ke depan. Vaksin Pfizer telah memperoleh Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM pada 14 Juli 2021, sehingga bisa langsung disuntikkan kepada masyarakat.

Saat ini terdapat 6 jenis vaksin yang digunakan di Indonesia untuk melawan virus Covid-19, yaitu vaksin Coronavac, vaksin jadi buatan Sinovac asal Tiongkok, vaksin Covid-19, vaksin produksi Biofarma dengan bahan baku dari Sinovac, vaksin AstraZeneca asal Inggris, vaksin Moderna dan Pfizer asal Amerika Serikat.

Baca Juga:  8 Terdakwa Kasus Korupsi Asabri Jalani Sidang Perdana Senin Besok

“Pemerintah terus mendatangkan vaksin terbaik dari berbagai produsen dalam rangka mengamankan ketersedian vaksin untuk melindungi 208 juta rakyat Indonesia yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19,” tutur Widyawati. 

“Meski terdapat beberapa jenis vaksin di Indonesia, kami menghimbau masyarakat untuk tidak pilih-pilih vaksin karena pemerintah sudah menjamin keamanan dan khasiat dari vaksin Covid-19 yang digunakan saat ini. Kembali saya tekankan, jangan pilih-pilih vaksin, semuanya aman dan berkhasiat dan segera lakukan vaksinasi,” tutup Widyawati. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *