Gmedia Goes To School SMK Kristen Terang Bangsa Semarang, Kenalkan Identitas Brand, dan  Bisnis Menarik Masa Kini

SEMARANG (Awal.id) – Gmedia kembali menyelenggarakan Market Corner Goes To School. Program dengan konsep Webinar ini dilangsungkan melalui Google Meet dan diikuti oleh 80 murid serta guru Kristen Terang Bangsa Semarang jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran, baru-baru ini.

Market Corner Goes To School mengangkat tema “Strategi Digital Marketing Membangun Indentitas Branding”.

Acara dibuka oleh Shanty Rosalia, dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Kepala Kurikulum SMK Kristen Terang Bangsa Semarang, Prastiwi STP.

Pada kesempatan tersebut, Pratiwi  mengaku senang dan mengapresiasi program Market Corner Goes To School ini. Melalui kegiatan ini, murid-murid berkesempatan untuk menambahkan ilmu-ilmu baru yang bisa diterapkan secara langsung.

Event market corner goes to school ini sangat membantu anak-anak tentang digital marketing. Kami bersyukur bisa diberi kesempatan untuk bekerja sama dengan Gmedia agar guru dan murid mendapat pengetahuan baru, sehingga bisa diterapkan ke pembelajar daring online selama era new normal,” kata Prastiwi.

Sementara acara Market Corner Goes To School yang dimoderatori Adhitya Darmawan menampilkan dua dua orang nara sumber, masing-masing Brand Advisor Dimas Witjaksana dan Praktisi Bisnis Online Tommy Arno Funz.

Pada paparan, Dimas Witjaksana yang akrab disapa Dimas memberikan materi untuk mengenal lebih dekat tentang branding, tips-tips menemukan identitas brand, dan fakta-fakta menarik seputar bisnis di era sekarang.

“Kenali diri sendiri itu awal terpenting. Kalau sudah tau pembedanya, identitas brand akan terbentuk. Selain itu hidangkan konten yang relevan, jujur, dan bermanfaat untuk banyak orang,” kata Dimas.

Kepercayaan

Sedangkan Tommy Arno Funz menjelaskan bagaimana eksis di sosial media dapat menunjang ketertarikan tersendiri untuk menggaet pembeli.

“Jadi enggak cuma eksis saja, tapi super eksis. Jadi saat kalian packing, di-posting. Lagi anter barang ke kurir, di-postingStock barang masih banyak, di-posting. Jadi apa-apa di-posting aja. Itu memicu menumbuhkan rasa kepercayaan kepada calon pembeli, karena kalian aktif update kegiatan kalian,” ujar Mas Tom panggilan akrab Tommy Arno Funz.

Selain itu, Mas Tom juga memberikan tips mendapatkan indentitas branding yang berbeda dari yang lain.

Branding bisa dengan nama unik pada saat promosi berlangsung. Misal pakai tagline yang mendeskripsikan produk kamu banget, contoh : Online Shop Paling Fast Respon, atau semacamnya. Hal ini akan masuk ke alogaritma pencarian google, dan kalau kamu konsisten, bisnis kamu bisa mendapatkan engagement yang maksimal,” tambah Mas Tom.

Kegiatan yang disiarkan langsung di IG dan Youtube ini dibuat untuk memberikan edukasi tambahan kepada murid-murid SMK dengan tema/topik tertentu. Selain itu dengan adanya kegiatan kolaborasi ini SMK Kristen Terang Bangsa Semarang dapat bersinergi dengan Gmedia untuk membentuk SDM yang unggul.

“Terima kasih kepada Gmedia yang sudah memberikan materi tentang strategi digital marketing yang membangun identitas branding. Hal ini sangat bermanfaat bagi murid-murid kami untuk mengetahui ilmu baru di bisnis online. Apalagi langsung disampaikan oleh pakar-pakar yang sudah terjun langsung dalam bidang ini cukup lama. Harapannya, Gmedia bisa mampir lagi ke SMK Kristen Terang Bangsa lagi, dan ilmu yang tadi sudah dipaparkan dapat langsung dieksekusi,” tandas Ketua Kompetensi Bisnis Daring dan Pemasaran Nunung Rismaningtyas SE. (is)

https://gmedia.net.id/info/news

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *