Dua Lifter Putri Kota Semarang Tambah Medali Emas Angkat Besi
SEMARANG (Awall.id) — Dua lifter putri Kota Semarang menyabet medali emas pada hari kedua cabang olahraga Angkat Besi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng di Gedung Graha Sari Semarang, Minggu (25/10/2026). Ifah Romadiani dan Diah Ayu Permatasari menjadi yang terbaik di nomor 58 kilogram dan 77 kilogram putri.
Tampil pada sesi pertama, Ifah Romadiani sempat mendapat perlawanan alot dari lifter Kota Pekalongan, Ananda Ismawati. Ifah mencatatkan angkatan terbaik snacth seberat 73 kilogram, sedangkan Ananda hanya sanggup mengangkat beban 63 kilogram.
Ananda Ismawati melancarkan serangan pada kategori clean and jerk dengan angkatan terbaik 92 kilogram. Sementara Ifah Romadiani hanya 87 kilogram.
Hasil tersebut belum cukup menggoyahkan posisi Ifah Romadiani di podium teratas yang memiliki total angkatan 160 kilogram dan Ananda Ismawati 155 kilogram sehingga. Medali perunggu menjadi milik Eka Amalia Putri dari Grobogan dengan total angkatan 154 kilogram (71kg snacth dan 83kg clean and jerk).
Medali emas selanjutnya dipersembahkan lifter senior Diah Ayu Permatasari yang bertarung di nomor 77 kilogram putri. Atlet berusia 31 tahun ini tak terbendung dan unggul telak di atas pesaingnya.
Diah Ayu sukses mengeksekusi tiga angkatan snacth, dengan angkatan terbaik 80 kilogram. Pada sesi clean and jerk, Diah berhasil mengangkat beban 96 kilogram dan mengunci medali emas dengan total angkatan 176 kilogram.
Bahkan, Diah Ayu tidak mengambil angkatan ketiga clean and jerk setelah kompetitor terdekat, Diazema Kayla Indira dari Grobogan terhenti di 90 kilogram dengan total angkatan 165 kilogram.
Medali perunggu kelas ini menjadi milik lifter Deva Visa Ananda dari Surakarta dengan total angkatan 152 kilogram (71kg snacth dan 81kg clean and jerk).
Pada hari kedua cabor Angkat Besi, Kota Semarang berhasil mengumpulkan 6 medali. Selain dua emas, tuan rumah meraih 2 medali perak dan 2 perunggu.
Medali perak diperoleh Delila Putri Wulandari (69kg putri) dan Tio Wenandi (88kg putra). Adapun medali perunggu atas nama Yunensi Novitasari (63kg putri) dan Lhofer Rixno (98kg putra).
Kota Semarang sejauh ini sudah mengoleksi 11 medali dari cabor angkat besi. Rinciannya 4 medali emas, 3 perak dan 4 perunggu.
Ketua PABSI Kota Semarang, Iskandar mengatakan, pencapaian empat medali emas sudah sesuai target yang ditetapkan sebelum kejuaraan. Tapi, dia juga berharap ada tambahan emas dari dua nomor yang dipertandingkan di hari terakhir, Senin (26/10/2026).
“Alhamdulillah target tercapai. Namun demikian kami berharap masih ada tambahan medali lagi besok. Selamat kepada para atlet yang sudah berjuang di Porprov tahun ini,” kata Iskandar.
Pada hari terakhir besok masih ada dua nomor yang dipertandingkan, yaitu nomor 110kg dan 110kg+ putra, serta nomor 77kg+ putri.
Sementara, peraih medali emas nomor 77 kilogram putri, Diah Ayu Permatasari bersyukur masih bisa berprestasi di Porprov Jateng 2026.
“Perjuangannya sangat berliku. Alhamdulillah bisa emas, semoga Porprov berikutnya bisa tampil lagi,” tandasnya. (*)



















