Dr Taufiqurrohman: Pengurus Yayasan Alqodar Harus Punya Visi Besar

Ketua Pembina Yayasan Alqodar Sendangmulyo, Semarang, Dr KH Taufiqurrohman SAg MSi mengukuhkan Pengurus Bidang-bidang Yayasan Alqodar di Masjid Alqodar Sendangmulyo, pada 2 Agustus 2026

SEMARANG (Awall.id) – Pengurus Yayasan Alqodar Sendangmulyo harus mempunyai visi besar dalam membesarkan Alqodar di masa mendatang. Visi besar itu antara lain mewujudkan pendirian Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi.

Hal itu diungkapkan Ketua Pembina Yayasan Alqodar Sendangmulyo, Semarang, Dr KH Taufiqurrohman SAg MSi dalam Pengukuhan Bidang-Bidang Pengurus Yayasan Alqodar Sendangmulyo, Semarang di Masjid Alqodar Sendangmulyo, Semarang pada 2 Agustus 2026.

Seperti diketahui, saat ini Yayasan Alqodar telah memiliki TPQ dan TK Islam yang menampung ratusan santri.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain Pengawas Yayasan Alqodar Dr H Teguh Hadiprayitno SH MHum, Dr Zaenal Arifin MHum, H Edy Sukamto SE MM, Priyono SSos, Prof Dr Hardani Widhiastuti MM Psikolog, Dr Srianik SE MSi.

Baca Juga:  Futsal Putri Universitas Semarang Juara 2 di Batang Futsal Championship

”Di kepengurusan Yayasan Alqodar sekarang sudah punya dua profesor yakni Prof Dr Hardani dan Prof Dr Taufiqurrahman ST MT. Selain itu kita juga tidak kekurangan doktor. Dalam ART sekarang sudah mengakomodir visi pendidikan dan pemberdayaan ekonomi ummat. Mari kita bersama-sama mendedikasikan diri untuk kemajuan Alqodar baik bidang pendidikan maupun ekonomi ummat,” kata Taufiqurrohman.

Ketua Pengurus Yayasan Alqodar Drs KH Ali Mustofa Hamdan mengatakan, pihaknya akan mengemban amanah dari para sesepuh, pembina yayasan dan tokoh masayarakat untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga:  Respon Santai Ganjar Pranowo Soal Putusan MK tentang Batas Usia Capres-Cawapres

Dalam menjalankan amanah tersebut, dia merasa terinspirasi untuk bisa membawa ummat secara berbondong-bondong untuk masuk surga Allah Swt. Hal itu didasarkan pada Surat Az-Zumar Ayat 73 yang berbunyi ”Wa siqallazinattaqau rabbahum ilal-jannati zumara, ḥatta iz ja uha wa futiḥat abwabuha wa qala lahum khazanatuhā salāmun alaikum ṭibtum fadkhulụha khalidin”.

”Penjelasan dari surat tersebut adalah, Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan mereka dengan mentauhidkanNya dan mengamalkan perintahNya digiring ke surga dengan berkelompok-kelompok, hingga ketika mereka tiba di depannya, Nabi meminta kepada Allah agar pintu-pintu surga dibuka, maka ia pun dibuka, para malaikat penjaga surga menyambutnya, memberikan penghormatan kepada mereka dengan penuh kebahagiaan dan suka cita karena kesucian mereka dari noda-noda kemaksiatan seraya berkata kepada mereka,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jalin Silaturahmi dan Kekompakkan, Pj Gubernur Jateng: Budaya Halalbihalal Perlu Dilestarikan

Menurutnya, setiap pengurus tidak boleh memiliki niat lain kecuali untuk mengagungkan asma Allah Swt.

Hanya dengan mengaharap ridho dari Allah Swt, pengurus yayasan akan bisa mewujudkan visi dan misi yayasan Alqodar.

”Keberhasilan dalam membesarkan Alqodar tidak lepas adanya kimestri atau kerja sama yang baik antarpengurus. Kita harus selalu hadir ke Masjid Alqodar agar mengetahui kekurangannya sehingga bisa diperbaiki bersama-sama,” tandas KH Ali.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *