Fakultas Teknologi Pertanian USM Santuni Anak Yatim

Puluhan anak yatim mendapat santunan dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang (FTP USM). Pemberian santunan berlangsung di Gedung V Lantai 6 Prof Ir Joetata Hadihardaja USM, Jl Soekarno-Hatta, Tlogosari, Semarang, pada 29 Juni 2026

SEMARANG (Awall.id) – Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang (FTP USM) menyantuni puluhan anak yatim di Gedung V Lantai 6 Prof Ir Joetata Hadihardaja USM, Jl Soekarno-Hatta, Tlogosari, Semarang, pada 29 Juni 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Wakil Rektor I USM Prof Dr Ir Haslina MSi, Dekan FTP USM Prof Dr Ir Rohadi MP, dosen FTP USM Prof Dr Ir Sri Budi Wahjuningsih MP, Prof Emeritus Dr Ir V. Priyo Bintoro MAgr, dan mahasiswa FTP.

Baca Juga:  Dukung Agenda Strategis Pemerintah, GP Ansor Resmikan Think Tank Asta Cita Center

Kegiatan menghadirkan narasumber Pengasuh Ponpes Hidayatus Syubban, KH Agus Masna Shofa Fauzan.

Menurut Prof Rohadi, tujuan menyantuni anak yatim adalah untuk menumbuhkan nilai sosial kemasyarakatan. Santunan untuk anak yatim membantu menumbuhkan nilai-nilai sosial dalam masyarakat.

”Ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama manusia,” katanya.

Kedua, sebagai upaya menuntaskan kemiskinan. Anak yatim sering kali berada dalam kondisi kurang mampu. Dengan memberikan santunan, kita berkontribusi dalam upaya menuntaskan kemiskinan dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Baca Juga:  Rektor SCU Tegaskan Komitmen Meningkatkan Mutu Pendidikan Kedokteran melalui Gedung Santa Clara

”Ketiga, memupuk pribadi yang baik. Melalui santunan, kita memupuk pribadi yang baik, berbagi, dan berkasih sayang terhadap sesama. Ini adalah bagian dari ajaran Islam yang mengajarkan kebaikan dan kepedulian,” ujarnya.

Selain itu, katanya, juga mempererat tali persaudaraan. Dengan saling membantu dalam beramal baik, kita mempererat persaudaraan sesama muslim. Santunan menjadi jembatan yang menghubungkan kita dengan anak yatim dan keluarganya.

”Tujuan lain adalah menjadi jembatan kebaikan yang amanah. Kita menjadi jembatan kebaikan yang amanah bagi kaum aghnia (mampu) dan kaum yatim serta piatu. Dengan memberikan santunan, kita berperan dalam menghubungkan rezeki dengan yang membutuhkan,” ungkapnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *