Sarasehan Permendiktisaintek No 52/2025 dan RUU Sisdiknas di USM, Kepala LLDikti: Sistem Pendidikan Harus Bertransformasi dan Berdampak

Kegiatan Silaturahmi dan Sarasehan tentang Permendiktisaintek No 52/2025 dan RUU Sisdiknas, di Ruang Teleconference lantai 8 Menara Prof Dr Muladi SH kampus Universitas Semarang, Jl Soekarno-Hatta, Tlogosari, Semarang, pada 4 Maret 2026

SEMARANG (Awall.id) – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah memiliki pekerjaan rumah (PR) mengantarkan para dosen dengan jabatan fungsional Lektor ke Lektor Kepala sebanyak 1133, Asisten Ahli (3780) dan Lektor (6762) dan Lektor Kepala ke Guru besar (256).

Hal itu diungkapkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah, Prof Dr Ir Aisyah Endah Palupi MPd dalam Silaturahmi dan Sarasehan tentang Permendiktisaintek No 52/2025 dan RUU Sisdiknas, di Ruang Teleconference lantai 8 Menara Prof Dr Muladi SH kampus Universitas Semarang, Jl Soekarno-Hatta, Tlogosari, Semarang, pada 4 Maret 2026

Kegiatan silaturahmi dan sarasehan tersebut diselenggarakan Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) Wilayah Jawa Tengah dengan menggandeng Yayasan Alumni Universitas Diponegoro sebagai tuan rumah kegiatan.

”Akreditasi untuk perguruan tinggi itu hanya ada 4 yaitu terakreditasi, tidak terakreditasi, terakreditasi unggul, dan terakreditasi internasional. Bentuk perguruan tinggi dengan persentase 80% universitas, dimana kita melahirkan mahasiswa dan harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan di dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja,” kata Prof Aisyah yang sekaligus sebagai narasumber kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Berikan Kas Bon Rp3,99 Miliar, Berujung Laporan Cek Rp2,8 Miliar: Pengusaha Jadi Tersangka

Kegiatan yang diikuti 90 peserta itu juga menghadirkan narasumber Ketua Umum ABP-PTSI Pusat Prof Dr Thomas Suyatno, Wakil Ketua Dewan Pakar ABP-PTSI Pusat Prof Dr H Obsatar Sinaga SIP MSi. Kegiatan dimoderatori Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Wakil Ketua Umum Bidang Perpajakan ABP-PTSI, Dr. Lalu Rusmiady SH MM, Ketua Pembina Yayasan Alumni Universitas Diponegoro, Prof Sudharto P. Hadi MES PhD, Ketua Pengurus Yayasan Alumni Universitas Diponegoro, Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM, Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) Wilayah Jawa Tengah, Dr Drs H Agus Aji Samekto MM, Rektor USM Dr Supari ST MT yang diwakili Wakil Rektor I Prof Dr Haslina dan Wakil Rektor III USM Dr April Firman Dari SKom MKom, dan perwakilan dari sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Rike Descin Tiara Terpilih Jadi Gubernur BEM FH USM

Menurut Prof Aisyah, akses sistem pendidikan di Indonesia harus bertransformasi dan harus berdampak. Berdasarkan peraturan pemerintah nomor 4 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pendidikan tinggi dan pengelolaan perguruan tinggi (pasal 36 – 40) yaitu PTS didirikan dari zaman keberlangsungannya oleh badan penyelenggara, badan penyelenggara menetapkan statuta sebagai aturan dasar formal organ PT, menjalankan pengelolaan negara, anggota penyelenggaraan dilarang mencampuri kebebasan akademik dan otonomi keilmuan.

”Di sini manajemen Perguruan Tinggi harus bisa mendorong untuk meningkatkan mutu berkelanjutan, melaksanakan otonomi Perguruan Tinggi, akuntabel dan berintegritas dalam segala kegiatan, mengikuti akreditasi, dan selalu melakukan evaluasi diri,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sebanyak 16 Mahasiswa USM Ikuti “Coaching Clinic”

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua Pengurus Yayasan Alumni Universitas Diponegoro, Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM mengatakan, Universitas Semarang (USM) adalah kampus swastanya Undip. Dalam pengembangannya, USM didukung oleh para dosen ahli dari Undip.

”USM memiliki 6 fakultas yang terdiri atas 16 program studi. Keenam fakultas itu adalah Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Psikologi, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK), Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), dan Fakultas Teknik. Selain itu, USM juga memiliki Pascasarjana untuk Magister Hukum, Magister Psikologi, Magister Manajemen dan Program Doktor Ilmu Manajemen. Kami bersyukur, USM sudah terakreditasi Unggul dan sejumlah fakultas dan program studi juga sudah terakreditasi Unggul,” jelas Prof Kesi.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *