Gagal ke Semifinal, Semarang Dapat Apresiasi Atas Perjuangan
KUDUS (Awall.id) – Tim Semarang harus mengakui keunggulan lawannya dalam ajang MilkLife Soccer Challenge All Stars kelompok usia 10-12 tahun yang digelar di Supersoccer Arena Kudus pada (24/1/2025).
Pada pertandingan kedua Grup B babak final yang, Semarang harus menyerah dari Surabaya dengan skor tipis 0-1.
Sebelumnya, Semarang juga kalah dari unggulan utama Jakarta 0-2. Dengan hasil ini, Semarang berada di posisi juru kunci Grup B dengan nilai 0.
Sementara itu, Jakarta yang berhasil mengalahkan Yogyakarta 3-0 memimpin klasemen Grup B dengan nilai sempurna (6) dan memastikan lolos ke semifinal.
Ofisial tim Semarang, Dhimas Andy mengatakan meski gagal melaju ke semifinal, permainan anak-anak asuhan Aji Irawan mendapat apresiasi.
“Secara permainan, tim Semarang cukup bagus dan menjanjikan. Jadi meskipun kalah dan akhirnya gagal ke semifinal, kami tidak terlalu kecewa. Anak-anak sudah bermain baik,” ujarnya.
Menurutnya, hasil yang diraih timnya sejalan dengan persiapan yang kurang maksimal. Karena,
event MilkLife Semarang digelar paling akhir dibanding kota-kota lain.
“Akhirnya, persiapan menghadapi All Stars menjadi pendek, hanya tiga pekan,” jelasnya.
Tak hanya itu, dirinya juga menyebut, turnamen di Semarang yang semula dijadwalkan pada November harus tertunda hingga Desember 2024 karena berbarengan dengan Pilgub dan Pilwakot. Hal ini memengaruhi waktu seleksi dan pembentukan tim.
“Ya, kami baru menyusun tim setelah hasil seleksi pada pertengahan Desember itu,” ungkap Dhimas,
Apresiasi Dari Pelatih dan Pemain
Meski demikian, Head coach MilkLife Soccer, Timo Scheunemann, juga turut memberikan evaluasi.
Ia menyebut bahwa kualitas rata-rata pemain Semarang memang berada di bawah kota lain.
“Tapi tidak masalah. Semarang sudah tampil bagus, melebihi ekspektasi,” ujarnya.
Sementara itu, dua pemain Semarang, Azzahra Oryza Satyva dan Aqella Cinta Adesta, tak bisa menyembunyikan rasa kecewa mereka.
“Soal hasil kami kecewa. Tetapi permainan kami lebih dari apa yang diharapkan,” ungkap salah satu pemain dengan optimisme.
Pada pertandingan terakhir Grup B, Sabtu (25/1/2024), Semarang akan menghadapi Yogyakarta.
Meskipun hasilnya tidak akan mengubah posisi Semarang, laga ini tetap menjadi ajang pembuktian semangat dan perjuangan tim.
MilkLife Soccer Challenge All Stars ini digelar oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation untuk mengembangkan talenta muda sepak bola Indonesia.
Semarang mungkin gagal melaju jauh, tetapi upaya mereka menjadi bukti potensi dan tekad kuat dalam menghadapi keterbatasan. (*)



















