Pejabat Eselon II Dicopot Terkait Korupsi

JAKARTA (Awall.id) – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, telah mencopot seorang pejabat eselon II di Kementerian Pertanian (Kementan) yang diduga terlibat dalam praktik korupsi.

Pencopotan ini diambil setelah Kementan menerima lebih dari 100 laporan terkait dugaan pelanggaran, meskipun hanya 2 hingga 4 laporan yang dapat dibuktikan secara konkret.

Dalam penjelasannya, Amran mengungkapkan bahwa laporan yang diterima mencakup dugaan penerimaan suap sebesar Rp700 juta, di mana pejabat yang dicopot mengakui telah menerima Rp500 juta.

Baca Juga:  Polisi Amankan Seorang Mantan Karyawan Bank Terkait Penyalahgunaan Data Nasabah

Ia menekankan pentingnya kerja sama antara Kementan dan media untuk mengawasi praktik tidak etis di sektor pertanian. “Informasi pengaduan yang disebarluaskan oleh media sangat membantu kami,” kata Amran.

Setelah pencopotan, pejabat tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Amran menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya serius untuk memberantas korupsi di Kementan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah ingin memastikan kementerian beroperasi dengan profesional dan transparan, sejalan dengan arahan presiden untuk mencapai swasembada pangan.

Baca Juga:  Korupsi PT Krakatau Steel, Ahli PT Amythas Diperiksa Kejagung

Kementan tidak hanya berhenti pada pencopotan ini. Amran juga menginformasikan bahwa tiga pegawai Kementan lainnya telah diserahkan kepada Badan Reserse Kriminal Mabes Polri (Bareskrim) karena dugaan keterlibatan dalam penyimpangan anggaran. Ketiganya diduga melakukan praktik percaloan dengan meminta uang dari pengusaha hingga mencapai Rp10 miliar.

Melalui langkah-langkah ini, Amran berharap dapat menegaskan kepada seluruh pegawai Kementan bahwa integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sangat penting.
“Tindakan tegas ini harus menjadi contoh agar kita semua menjaga komitmen untuk mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapuspenkum Kejagung Tanggapi Isu Penguntitan & Pelaporan Terhadap JAM-Pidsus Febrie Adriansyah

Dengan fokus untuk membangun kepercayaan publik dan mewujudkan swasembada pangan, Kementan berkomitmen untuk terus bekerja keras mengatasi praktik korupsi yang dapat menghambat tujuan tersebut.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *