Jokowi Akui Tak Beri Masukan Pembentukan Kabinet Prabowo-Gibran

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo

JAKARTA (Awall.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak memberi masukan terkait pembentukan kabinet Presiden dan Wapres Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Oh nggak ada, nggak ada,” kata Jokowi di sela-sela kegiatan menghadiri peresmian Indonesia Digital Test House di Depok, Jawa Barat, Selasa.

Kepada wartawan yang mencegatnya, Jokowi juga mengelak ketika dimintai tanggapan soal wacana penambahan nomenklatur kementerian menjadi 40 pada pemerintahan Prabowo-Gibran.

Baca Juga:  Targetkan Juara Umum Porprov Jateng 2023, KONI Kota Semarang Lakukan Audiensi

“Kabinet yang akan datang ditanyakan dong kepada presiden terpilih,” sanggah Jokowi.

Sebelumnya, seperti dikutip dari antara.com, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Habiburokhman, menyebut Jokowi menjadi sosok yang paling banyak dimintai pendapat oleh Prabowo terkait pengisian kabinet pemerintahan 2024-2029.

Habiburokhman mengatakan bahwa Prabowo juga menjadikan Presiden Jokowi sebagai mentornya untuk belajar soal kepemimpinan, kerja keras, hingga mengambil keputusan-keputusan di saat kritis.

Meski demikian, dia menampik bahwa hal tersebut merupakan bentuk cawe-cawe atau ikut campur Presiden Jokowi dalam pengisian kursi menteri di kabinet pemerintahan 2024-2029.

Baca Juga:  Pemprov Jateng Dorong OJK Tingkatkan Literasi Keuangan

“Bukan cawe-cawe. Pastinya, akan dimintai pendapat oleh Pak Prabowo,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai isu penambahan nomenklatur kementerian menjadi 40 pada pemerintahan mendatang sebagai sesuatu yang bagus.

“Kalau memang ingin melibatkan banyak orang, menurut saya juga enggak ada masalah. Justru semakin banyak, semakin bagus kalau saya pribadi,” kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/5).

banyak orang, berkumpul dalam pemerintahan, sehingga jadi besar,” ujarnya.

Baca Juga:  Baperlitbang Kendal Launching Aplikasi Sikrenova

Dia pun menepis penilaian pengembangan jumlah kementerian sebagai upaya untuk mengakomodasi kepentingan politik.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *