Kemarau Panjang, Ganjar dan Ulama Khos Cianjur Gelar Salat Istisqa

Bacapres 2024, Ganjar Pranowo, bersama para ulama khos Cianjur dan ratusan santri salat istisqa di lapangan Ponpes Al Ittihad Cianjur, Kamis (5/10)
Bacapres 2024, Ganjar Pranowo, bersama para ulama khos Cianjur dan ratusan santri salat istisqa di lapangan Ponpes Al Ittihad Cianjur, Kamis (5/10)

CIANJUR (Awall.id) – Bakal calon presiden (Bacapres) 2024, Ganjar Pranowo, bersama para ulama khos Cianjur dan ratusan santri salat istisqa di lapangan Ponpes Al Ittihad Cianjur, Kamis (5/10). Salat Istisqa digelar untuk meminta hujan di tengah musim kemarau berkepanjangan saat ini.

Hari itu, Ganjar bersilaturahmi dengan sejumlah ulama khos Cianjur di Ponpes Al Ittihad. Di tempat itu, Ganjar berdialog dan membahas sejumlah isu aktual saat ini dengan sejumlah ulama seperti Rais Syuriah PCNU Cianjur, KH Kamali A Ghani, Katib Syuriah PCNU Cianjur KH Pipin S Aripin, KH Deden Usman, KH Tajul Arifin, KH Ade Ismail, KH Aang Fauzi, ibu nyai, serta pengasuh pondok pesantren lainnya.

Baca Juga:  Jaksa Agung RI Setujui Hentikan Tuntutan dalam 7 Kasus dengan Pendekatan Keadilan Restoratif

Saat berdialog, Ganjar bercerita dirinya sempat berkunjung dan menginap di rumah warga di Desa Tegallega, Kecamatan Warung Kondang, Kabupaten Cianjur. Di sana, Ganjar bertemu dengan sejumlah petani teh yang mengeluhkan kekeringan.

“Problem di sana yang sangat serius yakni air. Hampir di semua daerah sepertinya sama, karena kita sedang mengalami situasi kemarau panjang,” ucapnya.

Ganjar mendapatkan informasi dari BMKG bahwa musim kemarau masih panjang. Diprediksi, hujan baru akan turun pada akhir Oktober atau awal November.

Baca Juga:  KAI Daop 4 Semarang dan IRPS Berkolaborasi dalam Preservasi Sejarah di Stasiun Bedono

Menanggapi hal itu, ulama khos Cianjur, KH Tajul Arifin mengusulkan agar dilaksanakan salat istisqa. KH Tajul mengajak Ganjar dan para ulama khos Cianjur untuk melaksanakan salat istisqa.

“Alangkah baiknya pertemuan ini kita gunakan untuk bersama-sama salat istisqa, bermunajat kepada Allah dan berdoa mudah-mudahan diberi rahmat berupa hujan,” ucapnya.

Ganjar dan para ulama langsung sepakat dengan usulan itu. Usai berdiskusi dan salat zuhur, Ganjar, para ulama khos Cianjur dan ratusan santri berbondong-bondong melaksanakan salat istisqa di lapangan Ponpes Al Ittihad.

Bertindak sebagai khatib pada kesempatan itu adalah Katib Syuriah PCNU Cianjur, KH Pipin S Aripin. Dalam khotbahnya, Pipin mengajak semua masyarakat Indonesia berdoa agar Allah memberikan hujan yang penuh berkah.

Baca Juga:  Komisi Kejaksaan Berikan Nilai Positif Atas Kinerja Kejagung Kepemimpinan ST Burhanuddin

“Iya kita melihat pertanian kita kekeringan dan masyarakat butuh bantuan air. Tadi saya bertemu dengan romo kiai di Cianjur ini dan beliau-beliau menganjurkan agar melakukan salat istisqa,” kata Ganjar.

Selain salat istisqa berjamaah, dalam kesempatan itu Ganjar juga mendapat banyak masukan dari para ulama khos Cianjur itu. Mulai pengembangan keagamaan, UMKM, energi baru terbarukan, ekonomi hijau dan lainnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *